<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="122920">
 <titleInfo>
  <title>SISTEM PEMELIHARAAN TERNAK KERBAU DI KECAMATAN IDI RAYEUK  KABUPATEN ACEH TIMUR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rizal Fahmi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2006</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Suatu   penelitian   tentang   Sistem   Pemeliharaan    Ternak   Kerbau   Di Kecamatan Idi  Rayeuk  Kabupaten  Aceh Timur  telah dilakukan  dengan  metode survey sejak tanggal 1   November sampai tanggal 1     Desember 2005. Penelitian ini menetapkan  40  responden   dari  5   desa  untuk  mengisi  kuisioner  yang  telah disediakan.&#13;
Data yang dikumpulkan melalui kuisioner berisikan tentang tata cara pemberian pakan dan minum, tata cara breeding dan reproduksi, sistem perkandangan, jenis  penyakit  dan  cara  penanggulangannya,   pemilikan  ternak, tujuan pemeliharaan dan pemasaran.&#13;
Dari  hasil  pengamatan  diperoleh  87,5  persen  peternak  memberi  pakan dengan cara mengikat pada tempat tertentu serta memberi air minum 2 kali sehari. Penampilan breeding dan reproduksi masih rendah yang ditandai dengan dewasa kelamin umur 2,5-3,0 tahun (65%), umur beranak pertama di atas 4 tahun (60%), dan sistem perkawinan  yang dilakukan masih alami (100 %), 95 persen kerbau tidak dikandangkan, ternak kerbau yang sakit di obati oleh mantri hewan (82,5%), temak yang  diusahakan  mawah  (punya  orang  lain)  (67,5%),  umumnya  ternak yang dipelihara digunakan untuk keperluan membantu mengolah lahan pertanian, pemasaran  kerbau  umumnya dijual kepada agen di  pasar hewan atau di  tempat ternak kerbau diusahakan.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>122920</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-05-16 10:19:06</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-05-16 10:19:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>