<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="122916">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PENGGUNAAN SERAT ROVING PADA BETON NON PASIR TERHADAP SIFAT MEKANIS BETON</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nazariatun</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Beton non-pasir  jenis beton ringan dengan berat volume bervariasi antara 1780 dan 1890 kg/m3, yang 22% lebih rendah dari berat volume beton normal. Pada campuran beton non-pasir diperlukan lebih sedikit semen. Penggunaan serat merupakan salah satu bahan tambahan pada beton non-pasir, karena serat dapat meningkatkan kinerja beton dalam menahan retak. Serat roving dipilih karena permukaannya kedap air sehingga mencegah terjadinya penggumpalan serat selama proses pengadukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan serat roving pada beton non-pasir terhadap kuat tekan dan kuat tarik belah beton, serta proporsi campuran yang ideal pada beton non pasir untuk mencapai berat beton rencana. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan melakukan uji kuat tekan dan kuat tarik belah pada silinder beton berukuran 150 mm x 300 mm, jumlah  sampel sebanyak 24 benda uji. Pengujian kuat tekan dan kuat tarik dilakukan pada umur beton 28 hari. Penelitian ini menggunakan komposisi campuran split maksimum 19 mm, dengan perbadingan volume semen:agregrat sebesar 1:6. Serat roving yang digunakan memiliki panjang 10 mm dan dihitung menggunakan aspek rasio serat  L/D sebesar 100. Variasi serat yang dicampurkan adalah 0%, 5%, 7,5%, dan 10% terhadap berat semen, dengan nilai FAS yang digunakan adalah 0,4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil kuat tekan dan kuat tarik belah beton non pasir dengan variasi serat 0% diperoleh 8,51 MPa dan 1,5 MPa, variasi 5% diperoleh 9,88 MPa dan 1,5 MPa, variasi 7,5% diperoleh 7,5 MPa dan 1,3 MPa, dan variasi 10% diperoleh 4,97 MPa dan 0,9 MPa. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa penambahan serat roving pada beton non pasir dengan perbandingan volume semen:agregat 1:6  yang paling optimal adalah pada persentase serat roving 5 % dengan nilai kuat tekan 9,88 MPa.&#13;
&#13;
Kata kunci: Beton Non Pasir, Serat Roving, Kuat Tekan Beton, Kuat Tarik beton&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>122916</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-05-15 17:14:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-05-16 09:00:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>