STUDI PERILAKU KUAT LEKAT (BOND STRENGTH) ANTARA BESI TULANGAN DENGAN BETON BUSA (FOAMED CONCRETE) DAN BETON NORMAL (NORMAL CONCRETE) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

STUDI PERILAKU KUAT LEKAT (BOND STRENGTH) ANTARA BESI TULANGAN DENGAN BETON BUSA (FOAMED CONCRETE) DAN BETON NORMAL (NORMAL CONCRETE)


Pengarang

Joko Purnomo - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0404101020061

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2011

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kuat lekat (bond strength) antara besi tulangan dan beton normal serta beton busa. Benda uji yang digunakan berupa silinder berdiameter 150 x 300 mm dan balok dengan ukuran 150 mm, 150 mm, S30 mm dengan tulangan polos (plain bar) diameter 8,2 mm dan diameter 15,6 mm ditanam dibagian lengah belon dengan panjang bidang lekat adalah 100 mm, 200 mm, 300 mm untuk benda uji silinder, dan panjang penyaluran sebesar 300,400, 500 dan full untuk benda uji balok. Ukuran tulangan yang sama juga digunakan untuk benda uji silinder, sedangkan untuk benda uji balok digunakan tulangan polos 08,2 mm. Perencanaan komposisi campuran beton normal (mix design) menggunakan metode American Concrete Institute (ACI) 211-1-91 dengan Faktor Air Semen (FAS) 0,56 dan FAS beton busa 0,40. Benda uji yang dipersiapkan terdiri dari 24 buah silinder dan 24 buah balok. Hasil penelitian menunjukan penambahan diameter tulangan pada panjang penyaluran 200 mm untuk benda uji silinder pada beton normal dan beton busa mcngakibatkan penurunan kuat lekat. Nilai kuat lekat beton dan besi tulangan dengan panjang penyaluran 100 mm pada benda uji silinder yang menggunakan beton normal (51,037 kg/em) lebih besar dari yang mengunakan beton busa (15,311 kg/cm). Nilai kuat lekat antara beton dan besi tulangan dengan panjang penyaluran 200 mm untuk beton normal (31,643 kg/cm) lebih besar dari pada beton busa (25,519 kg/cm). Nilai kuat lekat antara beton dan besi tulangan dengan panjang
penyaluran 300 mm untuk beton normal (38,448 kg/cm) lebih besar dari pada beton busa (27,220 kg/cm). Kuat lekat antara beton dan besi tulangan dengan panjang penyaluran 300 pada benda uji balok yang menggunakan beton normal (38,680 kg/em) lebih besar dari pada yang menggunakan beton busa (17,367 kg/cm). Nilai kuat lekat beton dan besi tulangan dengan panjang penyaluran 400 untuk beton normal (30,786 kg/cm) lebih besar dari pada beton busa (15,393 kg/cm'). Nilai kuat lckat beton dan bcsi tulangan dengan panjang penyaluran S00 untuk beton normal (18,945 kg/em) lebih besar dari pada beton busa (10,420 kg/cm). Nilai kuat lekat beton dan besi tulangan dengan panjang penyaluran full untuk beton normal (15,755 kg/cm) lebih besar dari pada beton busa (12,091 kg/cm).















Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK