PERILAKU STRUKTUR FLAT SLAB DENGAN KOLOM PERSEGI DALAM MENAHAN PUNCHING SHEAR AKIBAT BEBAN TEKAN AKSIAL (SUATU PENELITIAN TERHADAP BETON NORMAL F'C 30 MPA DENGAN TULANGAN GESER SERTA PEMBEBANAN SENTRIS DAN EKSENTRIS) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERILAKU STRUKTUR FLAT SLAB DENGAN KOLOM PERSEGI DALAM MENAHAN PUNCHING SHEAR AKIBAT BEBAN TEKAN AKSIAL (SUATU PENELITIAN TERHADAP BETON NORMAL F'C 30 MPA DENGAN TULANGAN GESER SERTA PEMBEBANAN SENTRIS DAN EKSENTRIS)


Pengarang

Fitria - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0604101010068

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2011

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki perilaku struktur flat slab dengan kolom persegi dalam menahan punching shear akibat beban tekan aksial. Fokus penelitian ini pada pengaruh pembebanan secara eksentris pada kolom dan penggunaan tulangan geser pada flat slab terhadap kapasitas punching shear, sehingga dapat menjadi pertimbangan bagi upaya peningkatan faktor keamanan dalam penggunaan flat slab. Perilaku yang dimaksud yaitu beban maksimum yang mampu ditahan flat slab, regangan beton dan baja, lendutan, daktilitas, dan pola retak yang terjadi. Benda uji yang diteliti berupa flat slab dengan kolom persegi sebanyak 4 buah. Rat slab berukuran (1400 x 1400) mm dengan tebal 120 mm. Flat slab dibuat monolit dengan kolom persegi berukuran (200 x 200) mm. Benda uji flat slab tersebut berupa 2 flat slab dengan tulangan geser, salah satunya dibebani sentris dan yang lain dibebani secara eksentris serta 2 flat slab tanpa tulangan geser yang salah satunya dibebani sentris dan yang lain dibebani secara eksentris. Benda uji silinder dibuat sebanyak 6 buah untuk setiap benda uji flat slab. Benda uji silinder dipakai sebagai kontrol mutu beton untuk benda uji flat slab. Hasil yang diperoleh akibat perbedaan pola pembebanan adalah pada kedua flat slab yang dibebani sentris, benda uji yang menggunakan tulangan geser kapasitas punching shearnya meningkat 76,24 % dibandingkan benda uji yang tidak menggunakan tulangan geser. Sebaliknya, pada kedua flat slab yang dibebani eksentris, kapasitas benda uji yang menggunakan tulangan geser turun sebesar 7,97 % dibandingkan dengan benda uji yang tidak menggunakan tulangan geser. Hasil yang diperoleh akibat pengaruh tulangan geser adalah pada kedua flat slab yang bertulangan geser, benda uji yang dibebani eksentris kapasitas punching sheamya menurun sebesar 31,85 % daripada benda uji yang dibebani sentris. Sedangkan pada kedua flat slab yang tidak bertulangan geser, benda uji yang dibebani eksentris kapasitasnya meningkat sebesar 30,50 % dibandingkan benda uji yang dibebani eksentris.
















Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK