ANALISIS PERBANDINGAN UJI KUAT GESER HASIL STABILISASI LEMPUNG LUNAK PAYA TUMPI DAN QUARRY LAINNYA DENGAN ABU VULKANIK BURNI TELONG | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISIS PERBANDINGAN UJI KUAT GESER HASIL STABILISASI LEMPUNG LUNAK PAYA TUMPI DAN QUARRY LAINNYA DENGAN ABU VULKANIK BURNI TELONG


Pengarang

Suwandi - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Munirwansyah - 195905251985031003 - Dosen Pembimbing I
Halida Yunita - 197806132002122002 - Dosen Pembimbing II
Munira Sungkar - 197606062000122001 - Penguji
Noer Fadhly - 197507312002121002 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2204201010020

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S2) / PDDIKTI : 22101

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ANALISIS PERBANDINGAN UJI KUAT GESER HASIL
STABILISASI LEMPUNG LUNAK PAYA TUMPI DAN QUARRY
LAINNYA DENGAN ABU VULKANIK BURNI TELONG

Oleh:
Suwandi
NPM : 2204201010020

Komisi Pembimbing
Prof. Dr. Ir. Munirwansyah, M. Sc.
Dr. Ir. Halida Yunita, S.T., M.T.
Abstrak
Permasalahan tanah dengan daya dukung tidak sesuai sering dijumpai
dalam pembangunan jalan seperti terjadinya penurunan tanah yang menyebabkan
lapisan permukaan (aspal) mengalami deformasi atau bergelombang. Penurunan
tanah ini disebabkan oleh kuat geser tanah yang rendah, kandungan air yang
berlebihan, dan faktor meneralogi tanah. Tanah lempung quarry yang terdapat di
daerah Lampoh Mamplam merupakan salah satu sumber material timbunan yang
digunakan sebagai material konstruksi jalan di area Jalan Krueng Raya–Laweung
dan quarry Paya Tumpi merupakan salah satu sumber material timbunan yang
digunakan sebagai material konstruksi jalan di area Aceh Tengah. Kedua quarry
ini mempunyai kriteria tanah lempung ekspansif sehingga tidak layak digunakan
sebagai material tanah timbunan pada lapisan dasar tanah pada jalan. Oleh karena
itu, perlu dilakukan stabilisasi secara kimiawi dengan campuran abu vulkanik.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik tanah
berdasarkan sifat fisis, pemadatan dan kuat geser tanah serta pengaruh
pencampuran tanah dengan bahan stabilisasi yaitu abu vulkanik 15,1% terhadap
kuat geser tanah. Pengujian ini dilakukan berdasarkan standar ASTM berupa uji
kadar air, berat jenis, batas Atterberg, particle size analyzer (PSA), pemadatan
standar, dan kuat geser langsung. Nilai stress ratio masing-masing sumber asal
tanah natural dianalisis dan dilakukan stabilisasi pada kondisi yang sangat
berpengaruh (Optimum). Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan
penambahan abu vulkanik terhadap ketiga Sampel tanah mampu meningkatkan
nilai kohesi (c) dan sudut geser (ϕ) dari kondisi tanah aslinya. Nilai kohesi (c)
LMBH1-4 meningkat 0,223 kg/cm
, PTBH1-2 meningkat 0,093
kg/cm
2
dari 0,034 kg/cm
2
2
dari 0,008
kg/cm
dari 0,118 kg/cm
2
dan PTBH2-5 meningkat 0,037 kg/cm
2
2
PTBH1-2
meningkat 30,10
. Sudut geser (ϕ) LMBH1-4 meningkat 40,30
o
dari 32,30
o.,
.
Kata kunci : material tanah, quarry, lempung ekspansif, abu vulkanik, kuat geser
tanahgempa dan tsunami. Bencana gempa dan tsunami di
o
o
dari 27,20
dan PTBH2-5 meningkat 36,20
o
o
dari 27,90

COMPARATIVE ANALYSIS OF SHEAR STRENGTH TESTS FROM THE STABILIZATION OF SOFT CLAY OF PAYA TUMPI AND OTHER QUARRY WITH BURNI TELONG VOLCANIC ASH by: Suwandi NPM : 2204201010020 Supervisory Comission: Prof. Dr. Ir. Munirwansyah, M. Sc. Dr. Ir. Halida Yunita, S.T., M.T. Abstract Soil problems with inappropriate bearing capacity are often encountered in road construction, such as soil subsidence which causes the surface layer (asphalt) to deform or wavy. This land subsidence is caused by low soil shear strength, excessive water content, and soil irradiation factors. Quarry clay soil in the Lampoh Mamplam area is one source of embankment material used as road construction material in the Jalan Krueng Raya–Laweung area and the Paya Tumpi quarry is one source of embankment material used as road construction material in the Central Aceh area. Kedua quarry ini mempunyai kriteria tanah lempung ekspansif sehingga tidak layak digunakan sebagai material tanah timbunan pada lapisan dasar tanah pada jalan. Therefore, it is necessary to carry out chemical stabilization with a mixture of volcanic ash. The aim of this research is to determine the characteristics of the soil based on physical properties, compaction and shear strength of the soil as well as the effect of mixing the soil with a stabilizing material, namely 15.1% volcanic ash, on the shear strength of the soil. This test was carried out based on ASTM standards in the form of water content, specific gravity, Atterberg limit, particle size analyzer (PSA), standard compaction and direct shear strength tests. The stress ratio value for each source of natural soil origin is analyzed and stabilized under very influential conditions (Optimum). The research results showed that the addition of volcanic ash to the three soil samples was able to increase the cohesion (c) and shear angle (ϕ) values of the original soil conditions. Cohesion value (c) LMBH1-4 increased 0.223 kg/cm2 from 0.034 kg/cm2, PTBH1-2 increased 0.093 kg/cm2 from 0.118 kg/cm2 and PTBH2-5 increased 0.037 kg/cm2 from 0.008 kg/cm2. Sudut geser (ϕ) LMBH1-4 meningkat 40,30 dan PTBH2-5 meningkat 36,20 o o., dari 32,30 PTBH1-2 meningkat 30,10 o o dari 27,20 . Key words: soil material, quarry, expansive clay, volcanic ash, soil shear strength o o dari 27,90

Citation



    SERVICES DESK