Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH PUPUK SP36 TERHADAP PERTUMBUHAN GULMA DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS DALAM SISTEM TANPA OLAH TANAH DAN OLAH TANAH SEMPURNA
Pengarang
Syafrizal - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0051311751
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Proteksi Tanaman (S1) / PDDIKTI : 54295
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2006
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Syafrizal, 0051311751, Pengaruh Pupuk SP36 Terhadap Pertumbuhan Gulma dan Hasil Tanaman Jagung Manis Dalam Sistem Tanpa Olah Tanah dan Olah Tanah Sempuma. Dibawah bimbingan Hasanuddin sebagai ketua dan Hasnah sebagai anggota.
Kajian tentang pengaruh pupuk SP36 terhadap pertumbuhan gulma dan hasil tanaman jagung manis dalam sistem tanpa olah tanah dan olah tanah sempurna, telah dilakukan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh sejak bulan Mei sampai Agustus 2005. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk SP36 yang optimal terhadap pertumbuhan gulma dan hasil tanaman jagung manis pada sistem tanpa olah tanah dan olah tanah sempuna.
Metode Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terpisah pola RAK dengan 2 faktor. Faktor pertama sebagai petak utama adalah pengolahan tanah yang terdiri dari 2 taraf yaitu; pl = tanpa olch tanch (TOT), p2 = olah tanah
sempurna (OTS), sedangkan faktor kedua sebagai anak petak adalah dosis pupuk SP36 yang terdiri dari 3 taraf yaitu; fi = 223,33 kg SP36 ha-I, f2 = 446,66 kg SP36 ha-I dan f3 = 669,99 kg SP% ha-I. Dengan demikian diperoleh enam kombinasi
perlkuan yang diulang sebanyak empat kali sehingga di dapat 24 plot percobaan. Peubal yang dianiati adalah laju tumbuh tanaman (LTT), indeks luas daun (ILD), bobot kering gulma, bobot biji kering per tongkol, jumlah biji per tongkol dan bobot biji kering per plot. Seluruh data yang diperoleh dianalisis secara statistik dengan menggunakan sidik ragam dan untuk membandingkan beda antar perlakuan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5 %.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai laju tumbuh tananan (LTT) dan indeks luas daun (LID) dua mingguan semakin tinggi dengan meningkatkan dosis pupuk SP36 pada sistem tanpa olah tanal dan olah tanah sempurna. Sistem olah tanah mempengaruhi bobot kering gulma, bobot biji kering per tongkol, bobot biji kering per plot. Pupuk SP36 pada tanaman jagung mempengaruhi jumlah biji pertongkol. Sistem olah tanah sempuma dapat menurunkan bobot kering gulma serta meningkatkan bobot biji kering per tongkol, dan bobot biji kering per plot. Pupuk SP36 dengan dosis 669,99 kg ha-I dapat meningkatkan bobot kering gulm.a, bobot biji kering per tongkol, jumlah biji per tongkol dan bohot biji kering per plot.
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG (ZEA MAYS L.) SERTA KARAKTERISTIK GULMA PADA SISTIM OLAH TANAH DAN JARAK TANAM BERBEDA (Adnan, 2024)
PENGARUH SISTEM OLAH TANAH DAN APLIKASI PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TERUNG (SOLANUM MELONGENA L) (Mursalin , 2016)
APLIKASI GLIFOSAT DAN PARAQUAT PADA SISTEM OLAH TANAH KONSERVASI DAN PENGARUHNYA TERHADAP SIFAT KIMIA TANAH, KARAKTERISTIK GULMA SERTA HASIL TANAMAN KEDELAI (Adnan, 2025)
PENGARUH SISTEM OLAH TANAH DAN RESIDU TANAMAN TERHADAP LAJU MINERALISASI NITROGEN TANAH DAN HASIL JAGUNG (Zahrul Fuady, 2025)
RESPONS JAGUNG DAN KEDELAI YANG DITANAM SECARA TUMPANGSARI DAN SIFAT-SIFAT FISIKA ENTISOL PADA SISTEM OLAH TANAH KONSERVASI (M. Abduh Ulim, 2025)