<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="122832">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH JENIS EKSPLAN DAN KONSENTRASI BENZILADENIN TERHADAP PEMBENTUKAN TUNAS MELINJO ( GNETUM GNEMON L.) SECARA IN VITRO</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Saifuddin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>SAIFUDDIN.   Pengaruh  Jenis   Eksplan  dan  Konsentrasi   Benziladenin  Terhadap pembentukan   Tunas   Melinjo   (Gnetum gnemon  L.)     Secara  In Vitro (dibawah bimbingan Muhammad Hatta sebagai ketua dan Jumini sebagal anggota).&#13;
          Tujuan  penelitian  ini  adalah untuk  mengetahui jenis eksplan  yang  sesuai dan   kousentrasi   BA  yang  tepat  serta   interaksi   antara  jenis   eksplan   dengan konsentrasi BA terhadap pembentukan tunas melinjo secara in vitro. &#13;
          Penelitian  ini  dilaksanakan  di   Laboratorium  Kultur  Jaringan  Tanaman Fakultas   Pertanian   Universitas   Syiah    Kuala,   Darussalam,   Banda  Aceh   yang berlangsung dari 2 Januari sampai 20 Februari 2006.  Rancangan yang  digunakan adalah  Rancangan  Acak  Lengkap (RAL)  pola faktorial  2  x  6  dengan  3  ulangan. Penelitian ini terdiri dari  2  faktor yaitu faktorjenis eksplan dan faktor konsantrasi BA.  Faktor Jenis eksplan terdiri dari 2 taraf yaitu pucuk juvenil dan  pucuk matur. Faktor  konsentrasi  BA  terdiri  dari  6  taraf yaitu  0  mg/I,  0,2  mg/I.  0,4  mg/I,  0.6 mg/I,  0,8  mg/I  dan  I,0   mg/I.  Peubah  yang  diainati  adalah  saat  inisiasi, jumlah tunas dan panjang tunas yang diamati pada umur 6 minggu  setelah tanam.&#13;
          Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan jenis eksplan berpengaruh sangat nyata terhadap saat inisiasi, jumlah tunas dan panjang tunas.  Saat inisiasi terbaik (3,61  hari), jumlah tunas terbanyak (3,29 buah) dan tunas terpanjang (3,69&#13;
cm) dijumpai pada eksplan pucuk juvenil. &#13;
          Perlakuan   konsentrasi   benziladenin   berpengaruh   nyata   terhadap   saat inisiasi,  jumlah  tunas  dan  panjang   tunas.   Saat  inisiasi  terbaik  (2,83  hari)  jumlah  tunas  terbanyak  (2,67  buah)  dijunpai  pada  konsentrasi   I,0  mg/I   BA,  sedangkan tunas terpanjang (4,33 cm) dijumpal pada konsentarsi 0,4 mg/I BA,&#13;
          Terdapat    interaksi    yang    tidak    nyata    antara   jenis   eksplan    dengan konsentrasi benziladenin terhadap sertiua peubah yang diamati.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>122832</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-05-13 10:06:02</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-05-13 10:06:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>