PREDIKSI EROSI DAN ARAHAN KONSERVASI DI UNIVERSITY FARM UNIVERSITAS SYIAH KUALA STASIUN BENER MERIAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PREDIKSI EROSI DAN ARAHAN KONSERVASI DI UNIVERSITY FARM UNIVERSITAS SYIAH KUALA STASIUN BENER MERIAH


Pengarang

Hendri Ardiansyah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0605101020004

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2011

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

HENDRI ARDIANSYAH. Prediksi Erosi dan Arahan Konservasi Di University Farm Universitas Syiah Kuala Stasiun Beaner Meriah di bawah bimbingan Bapak Dr. lr. M. Rusli Alibasyah, M.S sebagai ketua dan ibu Ir. Manfarizah, M. Si sebagai anggota. University Fann Universitas Syiah Kuala Stasiun Bener Meriah direncanakan akan difungsikan sebagai Pusat Penelitian, Pelatihan dan Pengembangan komoditas dataran tinggi yang dikelola secara organik. Komoditas yang direncanakan dikembangkan adalah kopi Arabika, hortikultura dan palawija. Luas areal University Farm Universitas Syiah Kuala Stasiun Bener Meriah adalah 76,37 ha. Areal ini merupakan hibah dari pemerintah daerah Kabupaten Bener Meriah kepada Universitas Syiah Kuala.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat erosi yang terjadi pada berbagai kemiringan lereng di areal University Farm Universitas Syiah Kuala Stasiun Bener Meriah dan arahan konservasi yang sesuai untuk masing- masing lereng dengan penggunaan lahan yang berbeda. Penelitian ini berlangsung dari bulan Agustus 2010 sampai dengan Januari 2011. Penelitian ini berlangsung dalam 5 tahap yaitu: ( l) tahap persiapan yakni membuat peta dasar untuk survai lapangan dengan cara overlay 2 jenis peta yaitu, peta penggunaan lahan dan peta lereng. Dari hasil overlay peta tersebut terdapat 12 satuan pcngamatan, (2) tahap pelaksanaan lapangan, tahap ini meliputi pengambilan contoh tanah, pengamatan tanah, vegetasi dan kemiringan lereng, (3) tahap analisis di laboratorium yaitu, tekstur tanah, bahan
organik tan ah dan permiabilitas. (4) tahap prediksi yakn i erosi akt uaJ serta erosi potensial dengan menggunakan metode USLE, (5) tahap yang terakh ir adalah meoeotukan arahan konservasi yang dapat dilakukan berdasarkan besarn ya erosi yang terjadi.
Hasil perhitun gan erosi aktual dan erosi potensial diklasifikasikan berdasarkan tingkat bahaya erosi, sehingga diperoleh dua kelas erosi yaitu erosi sedang dan erosi berat. Erosi sedang dapat dijumpai pada pengamatao 1, 2, 3, 4, 5, 7, serta pada pengamatan 9. Erosi berat terjadi pada Pengamatan 6, 8, 10, lI serta pengamatan 12.
Arahan konservasi yang dapat dilakukan pada kelas erosi sedang meliputi meningkatkan jumlah tanaman campuran sehingga dapat meningkatkan kerapatan antar tanaman, penanaman secara tumpang sari dengan tanaman yang berbeda umur, pemanfaatan serasah atau sisa tanaman, dan penanaman tanaman penutup tanah. Pada kelas erosi berat dapat dilakukan pengaturan pola tanaman, penanaman tanaman yang dibuat dengan memotong garis kontur, menanam tanaman penutup tanah, dan menggunakan tanaman atau sisa tanaman sebagai mulsa, meaanam tanaman tahunan dan penanaman dengan berbagi jenis rumput.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK