<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="122806">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH KADAR AIR BERAS TERHADAP MUTU TEPUNG  BERAS DAN KINERJA MESIN PENGGILING TIPE  PINNED DISK MILL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Zuliarni AW</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pemanfaatan  beras  tidak hanya  terbatas  pada nasi, tapi  juga  dapat dikembangkan  menjadi  berbagai   bentuk   produk  lain yang  lebih  disukai  oleh masyarakat tanpa  mengurangi kadar  gizi dari  beras  itu sendiri.  Oleh  karena  itu perlu tindak  lanjut  dari  pengolahan beras  itu  menjadi  produk   setengah  jadi  yaitu  dalam bentuk  tepung.  Penepungan dapat  dilakukan dengan  menggunakan alat Pinned  Disk Mill   dimana   alat  ini   bekerja   dengan   menggunakan   gaya-aya  mekanis   seperti menekan, menumbuk dan menggesek. Alat  ini juga dilengkapi pengayak didalamnya. Penelitian ini  bertujuan untuk  mengetahui pengaruh  kadar  air beras  terhadap kinerja mesin   penggiling   terutama  tipe   Pinned Disk  Mill sehingga  diperoleh derajat kehalusan tepung yang optimal.&#13;
          Perendaman   merupakan   langkah   awal   untuk   mendapatkan  sifat   mekanis bahan.  Oleh karena  itu penelitian ini menggunakan Rancangan Acak  Lengkap  (RAL) non  faktorial  dengan  lama perendaman  I  jam, 2 jam,     jam, 4 jam dan  5 jam. Tiap perlakuan diulang  sebanyak 3 kali sehingga terdapat  I5 satuan  percobaan.&#13;
          Hasil  penelitian menunjukkan bahwa  semakin  tinggi  kadar  air  rnaka  derajat kehalusan  semakin   tinggi  pula.  Kadar  air  pada  perendaman  5  jam  menghasilkan tingkat  kehalusan terbaik  dengan  persentase halus  (saringan   100  mesh)  sebanyak 60 persen.    Sedangkan kapasitas giling  dan rendemen  semak.in keci)  yaitu  68,18  kg/jam dan  90,73%   akibat  gumpalan yang  terjadi dalam  mesin  penggiling karena  pengaruh kelembaban bahan. Namun hal  ini dapat   diatasi  dengan  menambah kecepatan putar giling.  semakin   tinggi   kecepatan  putar  mesin   maka  kebutuhan  bahan   bakar juga meningkat karena  pada  kecepatan putar yang  tinggi, jumlah putaran  mesin  persatuan waktu  juga  tinggi   sehingga energi  yang  dibutuhkan juga tinggi.  Namun   tingginya kebutuhan  bahan   bakar   ini  dapat   diimbangi     dengan   tingginya jumlah   produksi sehingga  diperk.irakan dapat  meningkatkan produktivitas tepung beras.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>122806</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-05-08 15:03:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-05-08 15:03:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>