PENGARUH SISTEM OLAH TANAH KONSERVASI DAN TIPE LANJARAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MENTIMUN (CUCUMIS SATIVUS L.) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH SISTEM OLAH TANAH KONSERVASI DAN TIPE LANJARAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MENTIMUN (CUCUMIS SATIVUS L.)


Pengarang

Junaidi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0005101011554

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2008

Bahasa

Indonesia

No Classification

631.45

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Junaidi "Pengaruh Sistem Olah Tanah Konservasi dan Tipe Lanjaran Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L.)" di bawah bimbingan H. A Halim Achmad sebagai Ketua dan Mahdi A.S, sebagai Anggota.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh olah tanah konservasi dan Lipe lanjaran terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun, serta nyata tidaknya interaksi antara kedua faktor tersebut.
Penelitian ini dileksanakan pada tanggal 25 Agustus sampai dengan 24 November 2006 di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Unsyiah Darussalam Banda Aceh.
Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok Pola Faktorial (2x3), dengan faktor yang diteliti adalah : Faktor Olah Tanah Konservasi yaitu olah tanah minimum dan tanpa olah tanah serta faktor tipe lanjaran terdiri atas tiga taraf yaitu: lanjaran kaki dua, lanjaran kaki tiga dan lanjaran bentuk agar. Peubah yang dimati adalah tinggi tanaman umur 14, 21 dan 28 HST, jumlah cabang umur 21 dan 28 HST, jumlah
buah serta berat buah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan olah tanah konservasi berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 21 dan 28 HST, jumlah cabang umur 28 HST, jumlah buah dan berat buah 4 kali panen, akan tetapi berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 14 HST dan jumlah cabang umur 21 HST. Pertumbuhan dan hasil yang diperol :h pada olah tan h minimun lebih baik dari tanpa olah tanah.
Perlakuan tipe lanjaran berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 21 HST, berat buah dan jumlah buah 4 kali panen, dan berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 28 HST dan jumlah cabang umur 28 HST, akan tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman umur 14 HST dan jumlah cabang umur 21 HST. Hasil buah tertinggi dijumpai pada lanjaran kaki tiga dan lanjaran bentuk pagar.
Terdapat interaksi yang nyata antara olah tanah konservasi dengan tipe lanjaran terhadap sebahagian komponen pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun yang diamati sperti tinggi tanaman umur 21, 28 HST, jumlah buah dan berat buah.




Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK