APLIKASI BERBAGAI SPESIES TRICHODERMA DALAM PENGEMPOSAN LIMBAH KULIT KAKAO YANG TERKONTAMINASI PHYTOPHTHORA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

APLIKASI BERBAGAI SPESIES TRICHODERMA DALAM PENGEMPOSAN LIMBAH KULIT KAKAO YANG TERKONTAMINASI PHYTOPHTHORA


Pengarang

Lia Angraeni - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0805101050025

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2012

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Lia Angraeni (0805101050025). Aplikasi Berbagai Spesies Trichoderma dalam Pengomposan Limbah Kulit Kakao yang Terkontaminasi Phytophthora palmivora (di bawah bimbingan Rina Sriwati sebagai Ketua dan Susanna sebagai Anggota).
Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Penyakit Tumbuhan Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala sejak. bulan Maret hingga Mei 2012. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berbagai spesies Trichoderma spp. sebagai biodekomposer dalam proses pengomposan kulit kakao serta sejauh mana kemampuan Trichoderma spp. dalam menekan perkembangan Phytophthora palmivora yang terkontaminasi pada kulit kakao sebagai bahan kompos. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial yang diulang sebanyak. empat kali. Penelitian ini terdiri dari lima perlakuan, yaitu TO (tanpa Trichoderma), TI (T harzianum), T2 (T. virens), T3 (T. asperellum) dan T4 (T. longibrachiatum). Peubah yang diamati adalah subu selama pengomposan, organoleptik kompos (meliputi wama, bau dan tekstur kompos), populasi mikroba pada media Corn Meal Agar, populasi mikroba pada media V8 dan kandungan C/N kompos.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian T. harzianum, T. virens dan T. asperellum dalam pengomposan limbah kakao mampu menghasilkan kompos dengan mutu organoleptik yang sesuai dengan kriteria kompos matang dibandingkan dengan kontrol dan T. longibrachiatum. Namun reisolasi hasil kompos menunjukkan bahwa spesies Trichoderma yang diaplikasikan tidak mampu berkembang dalam substrat kompos. Isolasi hasil
kompos tidak menunjukk an adanya P. palmivora yang bertahan dalam kompos setelah proses pengomposan selesai. Kandungan C/N pada perlakuan T. virens, T. asperellum dan T. longibrachiatum telah sesuai dengan SNI (Standar Nasional Indonesia) dan dinilai layak untuk diberikan ke tanah.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK