Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS PENGAKUAN PENDAPATAN PADA BANK SYARIAH MANDIRI BANDA ACEH
Pengarang
Alfikar Ramanda - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0201103020007
Fakultas & Prodi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Akuntansi (S1) / PDDIKTI : 62201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Ekonomi., 2009
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengatahui pengakuan pendapatan pada Bank Syari'ah Mandiri Banda Aceh.
Tehnik analisa data digunakan secara kualitatif yang bersifat deskriptif, yaitu dengan membandingkan hasil penelitian dikumpulkan dan kemudian dianalisa dengan membandingkan antara data yang diperoleh dari penelitian lapangan dengan teori dan studi pustaka sehingga dapat diambil kesimpulan dan membenlcan saran-saran yang
bersifat konstruktif. Dan perbaikan yang sifatnya untuk membangun dalam
memperbaiki kekurangan-kekurangan dalam proses penelitian ini.
Pengakuan pendapatan atas pembiayaan musyarakah di Bank Mandiri Syariah, khusus pada berakhirya akad kontrak laba bagi hasil yang belum diterima, benar-benar
\belum diakui dalam piutang dan tidak dimasukkan dalam rekening administrative
(catatan atas laporan keuangan) karena dalam masalah pengakuan pendapatan ini tidak memperhatikan unsure kolektibilitas pembiayaan sehingga pada dasamya apapun golongan pembiayaannya, pengakuan pendapatannya tetap sama yaitu cash basis, yaitu semua pendapatan diakui sebagai pendapatan bank apabila telah merupak:an pendapatan periode berjalan dan telah diterima secara efektif. Sedangkan menurut PSAK 59 tahun
2002 menganut sistem akrual dan sudah dapat diakui sebagai piutang atau dimasukkan ke rekening administratif.
Dengan diberlakukannya sistem cash basis dalam pengakuan pendapatan atas pembiayaan musyarakah maka pendapatan musyarakah yang diterima oleh bank serta laba periodic bank ak.an lebih kecil dibandingkan bila bank menggunakan system
accrual basis. Dilain pihak dengan diberlakukannya system cash basis lebih memenuhi
prinsip keadilan dalam Islam dan prinsip kehati-hatian yaitu pendapatan yang belum diterima secara riil berupa aliran kas masuk, tidak dapat diakui sebagai pendapatan mengingat talc seorangpun dapat memastikan apa yang akan terjadi esok hari.
Bank Mandiri Syariah khusus untuk pengakuan pendapatan atas pembiayaan
musyarakah menggunakan system accrual basis, dengan catatan harus ada pembedaan
dan penegasan untuk pengakuan pendapatan bagi hasil musyarakah untuk pembiyaan yang performing dan non performing. Dalam artian jika nasabah dalam pembayaran
bagi hasil nunggak lebih dari satu bulan langsung di masukkan ke rekening administratif. Dengan solusi ini maka Bank Mandiri Syariah dapat menyesuaikan dengan PSAK 59, disamping itu tetap dapat menerapkan prinsip keadilan dalam Islam dan prinsip kehati-hatian.
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS PENGAKUAN PENDAPATAN PADA BANK SYARIAH MANDIRI BANDA ACEH (Alfikar Ramanda, 2024)
PENGAKUAN LABA DITINJAU DARI KONSEP AKUNTANSI SYARIAH PADA BANK SYARIAH MANDIRI BANDA ACEH (Asrari, 2024)
PENGARUH SERTIFIKAT BANK INDONESIA SYARIAH DAN RNINDIKATOR KINERJA KEUANGAN TERHADAP LABARNPT. BANK SYARIAH MANDIRI (Yana D. Balqis Daulay, 2024)
ANALISIS PERBEDAAN RISIKO KREDIT DAN RISIKO LIKUIDITAS PADA PT. BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN PT. BANK SYARIAH MANDIRI (Firna Salia, 2025)
ANALISA PENGAKUAN PENDAPATAN BAGI HASIL DAN BEBAN PADA PERBANKAN SYARIAH (STUDI KASUS PADA BANK BATURRAHMAN) (Liza Raiyana, 2024)