<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="122736">
 <titleInfo>
  <title>PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN SIKAP ILMIAH MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PREDICT OBSERVE EXPLAIN PADA MATERI HUKUM TERMODINAMIKA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Eka Para Samya</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Fisika</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Keterampilan berpikir kritis dan sikap ilmiah merupakan suatu kemampuan penting yang harus dikuasai dan dimiliki siswa dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi. Permasalahan yang terjadi pada siswa yaitu mereka sudah dapat memahami sains tetapi belum dapat memberikan kesimpulan secara logis dan sistematis. Hal tersebut menunjukkan rendahnya keterampilan berpikir kritis dan sikap ilmiah siswa. Oleh karena itu untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu adanya perubahan dalam proses penyampaian materi pembelajaran kepada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan apakah pembelajaran melalui penerapan model predict observe explain berpengaruh terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis dan sikap ilmiah siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan pretest posttest control group desain. Parameter yang diukur adalah keterampilan berpikir kritis dan sikap ilmiah. Instrumen yang digunakan adalah lembar pengamatan dan tes objektif dengan lima alternatif jawaban. Pengumpulan data dilakukan melalui pretest, posttest dan observasi selama proses pembelajaran. Analisis keterampilan berpikir kritis dilakukan dengan membandingkan kemampuan awal dengan kemampuan akhir siswa dan diuji signifikansi dengan uji beda dua rata-rata menggunakan independent simple t-test. Hasil penelitian menunjukkkan bahwa kemampuan awal keterampilan berpikir kritis antara kelas eksperimen dan kontrol tidak terdapat perbedaan yang signifikan, sedangkan kemampuan akhir menunjukkan hasil yang berbeda signifikan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran predict observe explain memberi konstribusi terhadap keterampilan berpikir kritis dan sikap ilmiah siswa.&#13;
Kata Kunci: predict observe explain, berpikir kritis, sikap ilmiah.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>122736</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-05-07 10:35:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-05-07 10:49:46</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>