<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="122713">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PROPORSI BUBUR KERTAS  DAN PASIR TERHADAP SIFAT FISIS BETON KERTAS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rizkia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian    ini  bertujuan   untuk   memanfaatkan   limbah   kertas   jenis   HVS   untuk menciptakan   bahan   konstruksi   yang  ringan   dan  ekonomis.   Dengan   penambahan superplasticizer  untuk memudahkan  pengerjaan  sewaktu  pengecoran  dapat diketahui pengaruh  penggunaan   komposisi  bubur  kertas  terhadap  sifat-sifat  fisis  beton  kertas seperti   densitas,   penyerapan   air,  daya  tahan  api,  daya  serap  suara   dan  susunan mikrostruktur  menggunakan    Scanning   Electron  Microscope  (SEM).   Komposisi perbandingan  volume antara semen dan agregat  adalah 1:2,  agregat yang digunak an aclalah pasir.  Campuran   menggunakan   FAS 0,25 dan superplasticizer sebanyak  10% dari  jumlah  air  FAS.  Penambahan   bubur  kertas  atau  pengurangan   pasir  dilakukan dengan  variasi  30%, 40%,  50%, 60%, dan 70% dari total  volume  agregat.  Substitusi bubur kertas  sebanyak  70%  membuat  densitasnya  menjadi lebih  ringan hingga  1,229 gr/cm3.   Komposisi  bubur  kertas  sebanyak   60%  dan  70%  tergolong   beton  ringan dengan   kekuatan   menengah   yang   dapat   digunakan    sebagai   dinding  yang  juga memikul   beban.  Namun,  penambahan   komposisi  bubur  kertas  ke  dalam campuran sebanding  dengan   nilai  penyerapan   airnya  yaitu  semakin   meningkat.   Beton  kertas dengan   penambahan   komposisi   campuran   bubur   kertas   sebanyak   30%  dan  40% termasuk  ke dalam kategori  bahan sukar terbakar.  Semakin  banyak jumlah persentase komposisi   bubur  kertas  yang  ditambahkan   ke  dalam  beton  kertas  membuat  daya tahan  beton  kertas   terhadap  api  semakin   buruk.  Akan  tetapi,   penambahan   bubur kertas  pada beton memiliki  kemampuan  redam  suara  yang  baik menurut  ISO-11654, dengan   koe:fisien   serap   suara   beton  kertas   dengan   penambahan   bubur   kertas sebanyak  40%  dan  60%  pada  frekuensi  500 Hz sebesar  0, 16  dan 0,18.  Beton  kertas tergolong  ke dalam  material  berpori  yang  mampu  menyerap  bunyi  pada  frekuensi tinggi  dan dapat  mengurangi  kebisingan  seperti  pada  rumah  dan kantor.  Dari  hasil foto   SEM   terlihat   bahwa   semakin   banyak   kandungan   kertas   dalam   campuran semakin  besar  pula ukuran  rongga yang terbentuk.  Besamya  ukuran  pori pada beton kertas   dengan   penambahan   bubur   kertas   sebanyak   40%,   50%,  dan   70%   dapat&#13;
mencapai  ukuran  17,584  m; 27,926 m; dan 77,400 µm.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CONCRETE - BUILDING MATERIALS</topic>
 </subject>
 <classification>691.3</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>122713</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-05-06 12:10:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-05-14 10:20:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>