<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="122711">
 <titleInfo>
  <title>MANAJEMEN PRIVASI KOMUNIKASI PENGGUNA APLIKASI INSTAGRAM PADA KALANGAN MAHASISWA UNIVERSITAS SYIAH KUALA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Khadzir</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FISIPOL</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
Permasalahan dalam manajemen komunikasi pribadi di Instagram seringkali muncul&#13;
terkait dengan kendali atas privasi dan kontrol terhadap konten yang dibagikan.&#13;
Pengguna menghadapi dilema dalam menentukan batasan akses untuk pengikut,&#13;
seperti dalam hal keluarga, teman, atau kenalan. Selain itu, tantangan juga muncul&#13;
dalam mengelola komentar di unggahan untuk menjaga lingkungan yang positif dan&#13;
aman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen privasi&#13;
komunikasi pengguna aplikasi instagram pada kalangan mahasiswa universitas syiah&#13;
kuala. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Subjek penelitian adalah enam&#13;
mahasiswa yang diplih melalui purposive sampling. Subjek penelitian memiliki&#13;
kriteria khusus seperti mahasiswa aktif USK, pengguna aktif akun Instagram dan&#13;
akun Instagram privat, dan berusia 18 sampai dengan 24 tahun. Metode pengumpulan&#13;
data adalah wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa USK&#13;
dalam membagikan informasi pribadi hanya mencantumkan nama asli dan nama&#13;
panggilan. Mahasiswa menerapkan batasan privasi dengan mengelompokkan&#13;
pengikut dalam kategori keluarga, teman, dan umum untuk memudahkan batasan&#13;
komunikasi sesuai dengan hubungan kekeluargaan dan keakraban. Mahasiswa dalam&#13;
mengontrol kepemilikan akun dengan memperkuat karakter kata sandi, meperbarui&#13;
atau memeriksa secara berskala. Mahasiswa mengelola komunikasi dengan&#13;
membagai postingan yang tidak bertentangan dengan nilai-nilai budaya dan norma&#13;
sesial serta berdasakan kesesuai gender. Penerapan manjemen dialetika juga&#13;
difokuskan oleh mahasiswa dalam berkomunikasi di Instagram. Mahasiswa dengan&#13;
seksama menunjukkan kehati-hatian dalam mengomentari dan membalas pesan.&#13;
Mahasiswa menghindari kata-kata yang tidak pantas dan dianggap tidak sopan. &#13;
Kata Kunci: Instagram, Mahasiswa USK, Manajemen Komunikasi Pribadi,&#13;
Pengguna</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>122711</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-05-06 11:55:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-05-06 11:59:34</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>