TINJAUAN DAYA DUKUNG TANAH KOTA BANDA ACEH BERDASARKAN DATA HASIL UJI PENETRASI KERUCUT STATIK (CONE PENETRATION TEST) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

TINJAUAN DAYA DUKUNG TANAH KOTA BANDA ACEH BERDASARKAN DATA HASIL UJI PENETRASI KERUCUT STATIK (CONE PENETRATION TEST)


Pengarang

Nuzul Mauliza - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0404101010053

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2011

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Daya dukung tanah dan fondasi mempunyai keterkaitan yang erat dengan tingkat keselamatan suatu bangunan bagi penghuninya. Suatu perencanaan fondasi dikatakan benar apabila beban yang diteruskan oleh fondasi ke tanah tidak melampaui kekuatan tanah yang diizinkan. Apabila kekuatan tanah dilampaui, maka akan terjadi keruntuhan pada tanah tersebut sehingga menyebabkan kerusakan konstruksi yang berada di atas fondasi tersebut. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui besamya daya dukung tanah per kedalaman serta dijadikan suatu pemetaan dengan menggunakan software AreGis 9.2. Data sekunder yang digunakan adalah data hasil pengujian Cone Penetration Test (CPT) yang diperoleh dari Laboratorium Mekanika Tanah Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala. Jumlah titik CPT atau sondir yang dijadikan penelitian adalah 48 titik. Berdasarkan hasil perhitungan daya dukung izin secara keseluruhan pada lokasi penelitian untuk fondasi dangkal ukuran (1,4 x 1,4) meter pada kedalaman 1,0 meter lebih dominan terdapat pada lapisan 30 ton/m2 sampai 50 ton/m2 dengan persentase sebesar 60,42 %, dengan menempati daerah Neusu Jaya, Kampong Baro, Setui, Ateuk Jawo, Ulee Lheue, Batoh, Punge Blang Cut, Lamtuemen, Lhong Raya, Mibo, Lhong Cut Lampaseh Kola, Peulanggahan, le Masen Ulee Kareng, Pango, Prada Satu, Jeulingke, Lamgugop, Lamprit, Kuta Alam, Lambaro Skep, dan Bandar Baru. Untuk daya dukung izin yang lebih besar dari 100 ton/m2 persentasenya sebesar 2,08% dan hanya terdapat di daerah Lamteumen.
Pada fondasi dangkal ukuran ( 1,8x1 ,8) meter secara daya dukung izin yang dominan di dapatpada lapisan 30,10 ton/m2 sampai 50,0 ton/m2 dengan persentase sebesar 45,83% menempati daerah Kampong Baru, Setui, Ateuk Jawo, Ulee Lheue, punge Jurong, Batoh, Punge Blang Cut, Mibo, Lampaseh Kola, Keudah, le Masen Ulee Kareng, Prada Satu, Jeulingke. Kampong Pineung, Lamgugop, Lamprit, Kuta Alam, dan Lambaro Skep. Pada fondasi dangkal dengan ukuran (1,81,8) meter juga dijumpai lapisan tanah yang memiliki daya dukung izin lebih besar dari I 00 ton/m yakni sebesar 2,08% dan hanya terdapat di daerah Lamteumen. Hasil dari nilai daya dukung tanah dijadikan suatu pemetaan menggunakan software AreGis 9.2, sehingga menjadi suatu acuan dalam merencanakan fondasi suatu gedung atau infrastruktur lainnya di daerah Kota Banda Aceh.

















Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK