<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="122683">
 <titleInfo>
  <title>PERILAKU BALOK YANG MENGALAMI PERHENTIAN PENGECORAN YANG DISAMBUNGRNDENGAN SUDUT 45° DENGAN MENGGUNAKAN  SIKA BOND</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mukhlis</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan  penelitian ini adalah  untuk mengetahui  perbandingan  perilaku  antara balok beton polos yang mengalami  perhentian  pengecoran  di tengah  bentang dengan sudut  45 yang  mengharuskan  terjadinya  penyambungan  tanpa menggunakan  bahan perekat   beton   dan   yang   menggunakan   bahan   perekat   beton  jenis   Sika   Bond. Pembuatan  benda   uji  mengikuti   aturan  ACI  211.1-91  dengan  Faktor  Air  Semen (FAS) 0,35; 0,40 dan 0,45 sebanyak  30 buah benda  uji  balok beton polos ukuran  15 cm x  15 cm x 60 cm, dan 30 buah  benda uji kubus ukuran 15 cm x 15  cm x  15 cm. Penyambungan   dilakukan   dengan   interval  waktu   1      hari dan  pengujian   dilakukan pada saat benda uji telah  mencapai  umur 28 hari. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa  kuat  lentur,  momen  lentur,  tegangan  geser  dan  lendutan  maksimum  terjadi pada  balok beton  polos yang disambung  menggunakan   Sika Bond dengan  FAS 0,35 atau  lebih  tinggi  dibandingkan  balok  beton  polos  yang disambung  tanpa menggunakan  Sika Bond pada FAS yang sama. Perbandingan  kuat lentur maksimum adalah 32 kg/cm2  berbanding  21  kg/cm2,  momen  lentur  maksimum  sebesar  0,18  t.m berbanding  0,11813 t.m, tegangan  geser maksimum  sebesar 5,333 kg/cm2 berbanding&#13;
3,5 kg/cm2, lendutan  maksimum  sebesar  0,00725 cm berbanding  0,00476  cm. Hasil pengujian  benda  uji balok  beton  polos  dengan  kondisi  di  atas  juga  menunjukkan kecenderungan   terjadinya   kehancuran   pada  sambungannya.  Namun,   penambahan bahan perekat  beton jenis Sika Bond dapat meningkatkan  kekuatan  sambungan  beton dibandingkan  penyambungan tanpa  menggunakan  bahan perekat  beton  pada kondisi penyambungan  yang sama&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>122683</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-05-03 11:36:25</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-05-03 11:36:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>