<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="122682">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS DAYA DUKUNG PONDASI TIANG PANCANG PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG SEKRETARIAT DPRK BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Satriadi Yusnaidi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pondasi tiang pancang  merupakan  salah satu jenis  dari pondasi  dalam yang umum digunakan,   yang  berfungsi   untuk  menyalurkan  beban  struktur  ke  lapisan  tanah keras  yang  mempunyai  kapasitas  daya dukung tinggi yang  letaknya cukup dalam di dalam  tanah.  Untuk  menghitung  kapasitas  tiang,  terdapat   banyak  rumus  yang dapat   digunakan.    Hasil   masing-masing   rumus    tersebut    menghasilkan   nilai kapasitas  yang  berbeda-beda.  Tujuan dari  penulisan   ini untuk  menghitung daya duk:ung tiang pancang  dari basil sondir dan kalendering  dan membandingkan hasil daya  dukung  tiang  pancang   dari  beberapa  metode  penyelidikan.  Adapun   basil perhitungan   daya   dukung    pondasi    terdapat    perbedaan    nilai   dari    beberapa penggunaan  metode   perhitungan.   Hasil   perhitungan   berdasarkan    data   sondir dengan  metode Meyerhoff,  pada  kelompok  pondasi  di titik as  1-E memiliki  daya duk:ung sebesar   169,59  ton  dan  pada  titik  as 6-H  sebesar  192,76  ton,  sedangkan dengan  metode  Aoki  &amp; De Alencar  didapat  daya dukung  kelompok  pondasi  pada titik   as   1-E  sebesar   164,88   ton   dan   pada   titik   as  6-H   sebesar   163,13   ton. Perhitungan  daya  dukung berdasarkan   data  kalendering   dengan   metode  Hilley Formula  pada kelompok  pondasi  di titik as  1-E sebesar  310 ton, dan pada  titik as&#13;
6-H  sebesar  290,72  ton,  sedangkan  dengan  metode  Engineering  News  Formula&#13;
didapat   daya  dukung   kelompok   pondasi   tiang  pancang   di  titik  as  1-E sebesar&#13;
310,62,  dan di titik  as 6-H sebesar  536,2  ton.  Berdasarkan  perhitungan  kapasitas daya dukung tiang  pancang  dengan  menggunakan  data sondir,  metode  Meyerhoff menghasilkan daya dukung  yang lebih  besar daripada  metode  Aoki &amp; De Alencar. Maka,   metode   Aoki   &amp;   De   Alencar   lebih   mendukung  untuk   dipakai   dalam perencanaan  selanjutnya,  karena  menghasilkan  besar  daya  dukung   yang  lebih kecil  sehingga   didapat   desain  pondasi   yang  Iebih  aman  terhadap   beban  yang bekerja.  Berdasarkan   perhitungan  kapasitas  daya  dukung tiang  pancang  dengan menggunakan data kalendering, metode Hilley Formula lebih menghasilkan besar daya dukung yang lebih kecil dari rnetode Engineering News Formula.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FOUNDATION ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>624.15</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>122682</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-05-03 11:29:02</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-05-03 12:05:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>