Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
STUDI MODEL RISIK STABILITAS LAPISAN PELINDUNG PEMECAH GELOMB.ANG BAWAH PERMUKAAN (SUBMERGED BREAKWATER)
Pengarang
Mustaghfiri - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0141110095
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2007
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan hubungan antara tinggi gelombang datang terhadap tingkat kerusakan breakwater, tinggi gelombang datang terhadap koefisien stabilitas, tinggi gelombang datang terhadap koefisien transmisi, koefisien transmisi terhadap tinggi gelombang datang berbanding kedalaman air, dan tingkat kerusakan breakwater terhadap koefisien stabilitas pada breakwater dengan variasi kemiringan pantai, berat clan jenis batu serta fluktuasi tinggi muka air. Ruang lingkup penelitian ini adalah mencari hubungan antara tinggi gelombang datang (H,) terhadap tingkat kerusakan (Dmg), H1, terhadap koefisien stabilitas (Kp), H1 terhadap koefisien transmisi (Kr), Kr terhadap H/d, dan Dmg terhadap Ko. Latar belakang penggunaan submerged
breakwater adalah sebagai usaha untuk melindungi pantai disamping tetap mempertahankan keindahan pantai tanpa terhalang breakwater. Penelitian ini menggunakan bangunan pemecah gelombang bawah permukaan (submerged
breakwater) yang terbuat dari susunan batu alam (bulat dan pecah), berbentuk trapesium dengan tinggi 21.3 cm, kemiringan 1 : 2 untuk bagian depan dan 1 : 1 untuk bagian belakang dari arah datangnya gelombang. Variasi yang digunakan adalah 2 variasi kemiringan pantai yaitu 1 : 10 dan 1 : 7.5; 5 variasi tinggi muka air (h), yaitu 30 cm, 27.05 cm, 25.8 cm, 24.3 cm, dan 21.3 cm; 3 variasi gelombang datang yaitu 5.28 cm, 7.76 cm dan 11.08 cm; 2 variasijenis batu yaitu batu pecah clan batu bulat; 2 variasi berat batu yaitu 69 gram dan 104 gram; serta
2 variasi periode gelombang yaitu 1.25 detik dan 1.61 detik. Total run yang dilakukan sebanyak 100 kali pembangkitan gelombang. Skala model yang digunakan adalah skala model tak distorsi dengan skala 1 : 20. Hasil penelitian yang diperoleh adalah berat batu sebesar 104 gr mampu melindungi pantai dari serangan gelombang dengan tingkat kerusakan mencapai 2.81 %. Namun kerusakannya meningkat 5 kali lipat lebih besar pada batu ukuran 69 gram sebesar
15.86 %. Dari grafik menunjukkan tingkat kerusakan maksimum terjadi pada
muka air normal clan muka air terendah dengan jumlah batu maksimum yang terlempar, bergeser, atau berpindah mencapai 19 buah dari total keseluruhan sebanyak 110 buah yang terjadi pada ketiga sisi lapisan pelindung pemecah gelombang.
Tidak Tersedia Deskripsi
STUDI MODEL FISIK PERUBAHAN PROFIL PANTAI AKIBAT KONSTRUKSI PEMECAH GELOMBANG DI BAWAH AIR TERPUTUS DARI BATU PECAH (POSISI KONSTRUKSI SEBELUM GELOMBANG PECAH) (Israfil Marzuki, 2023)
STUDI MODEL FISIK BANGUNAN PEMECAH GELOMBANG HEXALEG TERPUTUS BAWAH AIR TERHADAP PERUBAHAN PROFIL PANTAI (BANGUNAN DI LUAR BREAKER ZONE) (Fachrianoza, 2024)
STUDI MODEL FISIK STABILITAS LAPISAN PELINDUNG HEXALEG DAN BATU PECAH PADA PEMECAH GELOMBANG TERPUTUS DI BAWAH PERMUKAAN (T. PUTRAWAN JAYA, 2024)
STUDI MODEL RISIK STABILITAS LAPISAN PELINDUNG PEMECAH GELOMB.ANG BAWAH PERMUKAAN (SUBMERGED BREAKWATER) (Mustaghfiri, 2024)
STUDI MODEL FISIK PEMECAH GELOMBANG TIPE ZIGZAG BERPORI BAWAH AIR TERHADAP PERUBAHAN PROFIL PANTAI (Rias Septiawan, 2014)