PENGARUH VARIASI BEBAN TEKAN AKSIAL TERHADAP KAPASITAS GESER PADA KOLOM BETON BERTULANG (SUATU PENELITIAN DENGAN MENGGUNAKAN DUA TULANGAN SENGKANG EKSTRA) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH VARIASI BEBAN TEKAN AKSIAL TERHADAP KAPASITAS GESER PADA KOLOM BETON BERTULANG (SUATU PENELITIAN DENGAN MENGGUNAKAN DUA TULANGAN SENGKANG EKSTRA)


Pengarang

Jufri - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0204101020050

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2009

Bahasa

Indonesia

No Classification

693.54

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi beban tekan aksial terhadap kapasitas geser pada kolom beton bertulang yang diberikan 2 tambahan tulangan sengkang ekstra. Benda uji yang menjadi objek penelitian ini adalah kolom beton bertulang dengan ukuran penampang 20 cm x 20 cm dan tinggi 58 cm yang dihubungkan dengan balok berukuran penampang 30 cm x 30 cm dan panjang 60 cm. Jumlah benda uji yang dibuat sebanyak. 3 buah untuk 3 variasi beban aksial yaitu; benda uji S2P1 beban aksial 0,2 Pa; benda uji S2P2 beban aksial 0,3 Pa; benda uji S2P3 beban aksial 0,4 P«. Kriteria penulangan untuk semua benda uji sama, tulangan lentur menggunakan besi ulir D11,5 mm dan besi polos 9,6 mm sedangkan untuk penulangan geser menggunakan besi polos 05,4 mm dan 07,6 mm. Karakteristik mutu beton rencana adalah f_ = 200 kg/cm2, dengan 9 benda uji silinder untuk kontrol mutu beton. Pengujian geser dilakukan dengan meletakkan benda uji pada rangka baja (frames), kemudian diberi beban dalam 2 arah yaitu aksial clan lateral. Kedua beban itu dihubungkan dengan baja berbentuk L dan dihubungkan pada benda
uji, beban aksial diberikan konstan sebesar 0,2 Po, 0,3 Po dan 0,4 Pao sedangkan beban lateral diberikan sedikit demi sedikit sampai benda uji mengalami kegagalan geser. Setiap tahapan beban dicatat besarnya beban, regangan tulangan tarik dan beton, regangan tulangan sengkang, lendutan serta diamati pola retak yang terjadi. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa dengan pemberian beban tekan aksial dapat meningkatkan kapasitas geser. Perbandingan yang diambil terhadap benda uji S2P2
dan S2P3, dimana terdapat peningkatan terhadap kapasitas geser. Pola retak yang terjadi pada benda uji umumnya retak geser dan benda uji mengalami kegagalan
tekan geser (shear compression failure). Adanya beban tekan aksial dapat memberi
pengaruh terhadap kekakuan kolom sehingga dapat memperkecil defleksi yang terjadi dan memberi tambahan kekuatan terhadap kapasitas geser kolom.








Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK