<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="122635">
 <titleInfo>
  <title>RANCANG BANGUN SISTEM IRIGASL TETES SEDERHANA UNTUK TANAMAN SAYURAN SEMUSIM DI LAHAN KERING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Irhamna</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Irigasi tetes adalah metode irigasi yang menghemat air dan pupuk dengan membiarkan air menetes peLan-pelan  ke akar tanaman,  baik melalui  permukaan tanah atau langsung ke akar, melalui jaringan katup, pipa dan emitter. Penggunaan air  dengan  menggunahan  sistem  irigasi  tetes  pada  tanaman  budidaya  dapat meringkatkan   efisiensi   penggunaan   air.   Tanaman   sayuran   semusim   adalah tananan  sumber  vitamin,  garam  mineral  dan  lain-lain  yang  dikonsumsi  dari bagian  tanaman  yang  berupa  daun,  bunga,  buah  dan  umbinya,  yang  berumur kurang  dari  satu   tahun.  Irigasi  tetes  sederhana  sudah  diterapkan  oleh  banyak petani  di  Indonesia  tetapi  belum ada dilakukan  analisis   terhadap  aplikasi  irigasi tetes    sederhana   tersebut,    sehingga   perlu    dilakukan    analisis    lebih   lanjut penggunaan  irigasi tetes sederhana agar dapat mengetahui efektivitas dari irigasi tetes sederhana ini. &#13;
          Penelitian  ini  bertujuan  membuat  dan- menguji  irigasi  tetes  sederhaha untuk  tanaman  sawi,  untuk  menganalisis  irigasi  tetes  dengan  memakai  3 jenis dripper yaitu filter rokok, kapas dan busa matras, serta untuk mengamati manfaat&#13;
penggunaan dari irigasi tetes sederhana.&#13;
          Penelitian  ini  dilakukan  di  lahan  datar  Desa  Aneuk  Batee  Kecamatan Sukamakmur Kabxpaten Aceh Besar dan di laboratorium Fisika Talah Jurusan Budidaya   Pertanian   Ilmu   Tanah   Universitas    Syiah   Kuala.   Penelitian   ini dilaksanakan  pada  bulan  Agustus  sampal  dengan  Oktober  2012.  Penelitian  ini menggunakan   Rancangan   Petak    Terpisah   (Split   Plot   Design).   Terdapat   6 perlakuan dengan 3 ulangan sehingga diperoleh I8 unit satuan percobaan. &#13;
          Hasil dari penelitian ini menunjukkan sifat fisika tanah pada analisis kelas tektur terdiri dari pasir 23%,  liat 52% dan debu 25%  yang menunjukkan tanah tersebut  bertekstur  liat  (Kelas  tekstur  A).  Berdasarkan  analisis  struktur  tanah&#13;
menunjukkan bahwa struktur tanah perismatik (Pada horison 8). Nilai bobot isi sampel tanah sebelum penelitian berturut-turut 1.34 gr/cm3 dan 1.28 gr/cm3. Hasil analisis pada porositas sampel tanah sebelum penelitian dan setelah  penelitian  berturut-turut  adalah  45%  dan  49%.  Berdasarkan  hasil analisis permeabilitas pada sampel tanah sebelum penelitian dan setelah penelitian berturut-turut adalah 0.38 cm.jam-1 dan 1.09 cm jam-1.  Berdasarkan hasil analisa data diperoleh debit  terbesar pada perlakuan S2 I1  yaitu  1.23  1/jam dan terendah S213  yaitu  0.77  I/jam.  Dari  hasil  analisa  untuk  koefesien  keseragaman  terbesar diperoleh pada perlakuan  SI12 yaitu  90.01% dan  yang terendah pada perlakuan S1I1  yaitu  79.21%.   Sedangkan untuk  nilai  lebar pembasahan terbesar diperoleh pada perlakuan S2I1 yaitu 0.0133 ini dan terendah pada  perlakuan S213 yaitu 0.0121 in.  Hasil  uji  F  pada analisis  sidik  ragam menunjukkan bahwa setiap perlakuan yang  diberikan   tidak  memberikan  pengaruh  nyata  terhadap  nilai  debit  namun berbeda nyata pada nilai koefesien keseraganan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>122635</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-04-26 14:51:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-04-26 14:51:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>