<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="122629">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN PEMBUATAN  SUSU DARI BIJI NANGKA (ARTOCARPUS HETEROPHYLLUS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Raisa Azmi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Se!ama  ini  masyarakat  hanya  mengenal  susu  kedelai  sebagai  salah  satu sumber protein nabati, padahal ada banyak sumber protein nabati lain yang dapat dibuat  susu  dan  salah  satunya  adalah  biji  nangka,  biji  nangka  memungkinkan dibuat susu karena kandungan proteinnya cukup banyak yaitu 30,6 gram tiap  l00 gram, hampir sama dengan protein kacang kedelai 34,9 gram tiap l00 gram. Susu yang dihasilkan oleh biji nangka mempunyai kandungan gizi  yang sangat berbeda dengan  susu  yang  dihasilkan  oleh  sapi  dan  susu  kedelai.  Kelebihan  susu  yang dihasilkan  oleh  biji  nangka  mengandung  lemak  dalam  kadar  yang  rendah  dan kandungan kalsiumya yang lebih tinggi dibandingkan  dengan susu lainnya. Susu biji nangka juga dapat digunakan sebagai alternatif pengganti susu sapi dan  susu kedelai,     karena    biji    nangka    lebih    unggul    kalsium    dan    phospornya   jika dibandingkan dengan susu kedelai. &#13;
          Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola faktorial  yang  terdiri  atas  2  faktor.  Faktor  I  adalah  konsentrasi  biji  nangka  (K) terdiri  dari  tiga  taral-yaifu:  K1:  10%,  K2:  20%,  K3:  30%.  Faktor  11  adalah  lama pelendaman dalam hati-ng sodg (L) yang terdiri dari tiga taraf yaitu LL = 8 jam. L2 = 10jam,  dan L3 =  12 jam. Setiap perlakukan diulang sebanyak tiga kali sehingga terdapat 27 satuan percobaan. Analisis terhadap susu biji nangka yang  dihasilkan yaitu  rendemen,  kadar  air,  kadar  protein.  kadar  lemak,  kadar abu,  nilai  pH,  uji mikrobiologi dan uji  organoleptik (wama, aroma dan tekstur).&#13;
          Konsentrasi  biji  nangka  (K)  yang  digunakan  pada  pembuatan  susu  biji nangka  memberikan  pengaruh    sangat  nyata  (P S  0,01)  terhadap  kadar protein, organoleptik waTria dan rasa serta berpengaruh nyata (p</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>122629</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-04-26 10:53:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-04-26 10:53:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>