<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="122622">
 <titleInfo>
  <title>PERANAN TIM PENDAMPING KELUARGA (TPK) DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI PUSKESMAS KECAMATAN ULEE KARENG PADA TAHUN 2023</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Almira Alya Nafisha</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Stunting merupakan kondisi kronis pada balita yang menggambarkan terhambatnya pertumbuhan tubuh karena kekurangan zat gizi dalam jangka panjang. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi permasalahan stunting yaitu dengan pembentukan kelompok TPK (Tim Pendamping Keluarga). Tim Pendamping Keluarga melaksanakan peran pendampingan yang meliputi penyuluhan, fasilitasi pelayanan rujukan dan fasilitasi penerimaan program bantuan sosial dan survailance kepada keluarga untuk mendeteksi dini faktor risiko stunting. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan tim pendamping keluarga (TPK) dalam pencegahan stunting di Puskesmas Kecamatan Ulee Kareng. Penelitian ini menggunakan pendekatan analitik observasional dengan desain cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh ibu yang mengunjungi ruang poli kesehatan ibu dan anak (KIA), keluarga berencana (KB), dan imunisasi di Puskesmas Kecamatan Ulee Kareng pada Desember 2023 dengan jumlah sampel 61 responden yang diambil dengan menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data diperoleh dari pengambilan data sekunder dan data primer dari pengisian kuesioner melalui wawancara terpimpin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran peranan Tim Pendamping Keluarga di Puskesmas Kecamatan Ulee Kareng berdasarkan hasil penelitian didapati dalam kategori berperan (96,7%) dan kurang berperan (3,3%). Gambaran pencegahan stunting di Puskesmas Kecamatan Ulee Kareng didapati dalam kategori baik (49,18%), sedang (47,54%), dan kurang (3,27%). Terdapat hubungan antara peranan Tim Pendamping Keluarga (TPK) dengan pencegahan stunting dengan nilai p value sebesar 0,001 menandakan tim pendamping keluarga berperan baik dalam mencegah stunting.&#13;
Kata Kunci: stunting, tim pendamping keluarga, puskesmas Ulee Kareng, pencegahan</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>122622</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-04-25 17:09:19</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-04-26 09:03:05</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>