PEMANFAATAN LIMBAH DAUN DALAM PEMBUATAN KOMPOS | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PEMANFAATAN LIMBAH DAUN DALAM PEMBUATAN KOMPOS


Pengarang

M Afdhal - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0505105010013

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknologi Hasil Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41231

Subject
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2011

Bahasa

Indonesia

No Classification

631.875

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Limbah daun di berbagai tempat selama ini terbuang percuma tanpa adanya penanganan lebih lanjut. Limbah ini dirasakan mengganggu kenyamanan lingkungan hidup dan lebih jauh merupakan beban yang menghabiskan dana relatif besar untuk menanganinya. Sebagian masyarakat ada yang menanganinya dengan cara membakar, sehingga menimbulkan asap atau polusi udara yang mencemari lingkungan dan dapat mengganggu kesehatan. Dengan mengolah limbah organik menjadi kompos atau bokasi akan memberikan nilai tambah bagi sampah. Kompos memiliki nilai ekonomi dan tidak berbau, serta dapat menyuburkan tanah dan tanaman. Pengolahan limbah daun menjadi kompos diharapkan akan membantu menyelamatkan lingkungan.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terpisah (RP1) atau Split Plot yang terdiri dari Petak Utama dan Anak Petak. Petak Utama adalah Konsentrasi Limbah Daun (D) yang terdiri dari 4 taraf yaitu D, = 0%, D = 10%, D, =20%, dan D, = 30%. Anak Petak adalah Lama Fermentasi (L) yang terdiri dari 4 taraf yaitu L; = 0 Minggu, L = 2 Minggu, Lj = 4 Minggu, Lu = 6 Minggu. Analisis yang dilakukan terhadap kompos yang dihasilkan meliputi : total mikroorganisme atau Total Cell Count (TCC), temperatur, pH, kadar air, unsur C, unsur N, dan CIN rasio, uji OrganoJeptik (bau, warna, tekstur), dan uji tanaman, Lama fermentasi (L) berpengaruh sangat nyata (P s 0,0 I) terhadap total mikroorganisme (TCC), temperatur, pH, kadar air, rasio CN, tinggi tanaman, warna dan tekstur. Berpengaruh nyata terhadap unsur C, unsur N, dan aroma. Konsentrasi limbah daun (D) dan interaksinya dengan lama fermentasi (DL) bengaruh tidak nyata (p> 0,05) terhadap nilai pH. Semakin lama fermentasi temperatur, nilai pH, tinggi tanaman, aroma, warna, dan tekstur mengalami kenaikan, sebaliknya pada total mikroorganisme kadar air, uosur C, unsur N, dan rasio C/N menurun.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK