PENGARUH JENIS PUPUK ORGANIK DAN JARAK TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN LIDAH BUAYA (ALOE VERA (L.) WEEB.) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH JENIS PUPUK ORGANIK DAN JARAK TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN LIDAH BUAYA (ALOE VERA (L.) WEEB.)


Pengarang

Rosida Erma - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0151110061

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroekoteknologi (S2) / PDDIKTI : 54111

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2006

Bahasa

Indonesia

No Classification

631.86

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ROSIDA ERMA." Pengaruh Jenis Pupuk Organik dan Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan Tanaman Lidah Buaya (Aloe vera (L.) Weeb.)", (di bawah bimbingan Syammiah sebagai pernbimbing utama dan Jumini sebagai pembimbing anggota).
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jenis pupuk organik dan jarak tanam terhadap pertumbuhan tanaman lidah buaya, serta ada tidaknya interaksi antara kedua faktor tersebut.
Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh, dimulai pada bulan Februari sampai dengan Mei 2006. Bahan dan alat yang digunakan adalah bibit lidah buaya varietas Chinensis yang telah berumur 3 bulan, insektisida Sevin 85 S dan Fungisi Dithane M-45, cangkul, garu, meteran. jangka sorong, pisau, sprayer. gembor, papan nama dan alat tulis menulis.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial 2x3 dengan 3 ulangan. Faktor yang diteliti terdiri atas jenis pupuk organik (pupuk kandang dan pupuk kompos) dan jarak tanam (50 cm x 50 cm, 60 cm x 60 cm dan 70 em x 70cm).
Peubah yang diamati meliputi panjang daun, lebar daun, tebal daun, jumlah daun dan jumlah anakan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis pupuk organik berpengaruh sangat nyata terhadap peubah tebal daun lidah buaya umur 1 minggu setelah tanam, serta berpengaruh nyata terhadap panjang daun umur 9 dan 12 minggu setelah tanam dan jumlah anakan pada umur 12 minggu setelah tanam, namun berpengaruh tidak. nyata terhadap panjang daun pada umur 3 dan 6 minggu setelah tanam, tebal daun umur 3, 6 dan 9 minggu setelah tanam serta lebar dan jumlab daun pada umur 3, 6, 9, dan 12 minggu setelah tanam. Perlakuan jenis pupuk organik terbaik dijumpai pada pupuk kandang.
Perlakuan jarak tanam berpengaruh sangat nyata terhadap peubah panjang daun pada umr 6, 9 dan 12 minggu setelah tanam, lebar daun pada umur 3, 6 dan 12 minggu setelah tanam. tebal daun pada umur 6 dan 9 minggu setelah tanam dan jumlah daun pada umur 3, 6, 9 dan 12 minggu setelah tanam. Jarak tanam juga berpengaruh nyata terhadap lebar daun pada umur 9 rninggu setelah tanam, tebal daun pada umur 12 minggu setelah tanam dan jumlah anakan umur l 2 minggu setelah tanam . Akan tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap panjang daun dan tebal daun lidah buaya pada umur 3 minggu setelah tanam. Perlakuan jarak tanam yang lebih baik dijumpai padajarak tanam 60 cm x 60 cm.
Terdapat interaksi yang nyata antara perlakuan jenis pupuk organik dan jarak tanam terhadap tebal dan jumlah daun umur 6 minggu setelah tanam. Kombinasi perlakuan terbaik diperoleh pada kombinasi pupuk kandang dan jarak tanam 60 cm x 60 cm untuk jumJah daun sedangkan untuk tebal daun dijumpai pada kombinasi perlakuan pupuk kornpos dan jarak tanam 70 cm x 70 cm.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK