<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="122603">
 <titleInfo>
  <title>UJI  EKSTRAK BUAH MENGKUDU (MORINDA  CITRIFOLIA L) TERHADAP PERKEMBANGAN DAN MORTALITAS PLUTELLQ XYLOSTELLA PADA TANAMAN SAWI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nasril</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Nasril, 0305103010021. Uji  Ekstrak Bush Mengkudu (Morinda citrifolia L) Terhadap Perkembangan dan Mortalitas Plutella xylostella  L pada Tanaman Sawi. Di bawah bimbingan Mawardinur sebagai ketua dan Hasnah sebagai anggota.&#13;
          Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan konsentrasi ekstrak buah mengkudu  (Morinda citrifolia L.)   yang   efektif  untuk  mengendalikan  hama Plutella xylosella  pada  tanaman  sawi.  Penelitian  ini  dilaksanakan  di  Kebun Percobaan   dan   Laboratorium   Hama  Tumbuhan   Jurusan   Hama   dan   Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian  Universitas Syiah Kuala, Darussalan Banda Aceh. Penelitian ini dimulai sejak bulan Juni sampai September 2008. &#13;
          Penelitian   ini   menggunakan   Rancangan   Acak   Lengkap   (RAL)   non faktorial, dengan enam kisaran konsentrasi ekstrak yaitu,  30, 60,  90,  120,  150 ml L-1   larutan   dan   1   ml   L-I   larutan   deltanethrin   sebagai   pembanding.   Setiap&#13;
perlakuan  diulang  sebanyak  empat  kali  sehingga  diperoleh  24  unit  percobaan. Peubah yang diamati adalah   Mortalitas Larva, Persentase  Pupa yang Terbentuk, Persentase Imago yang Muncul dan Intensitas Kerusakan Daun  Tanaman Sawi. &#13;
          Hasil  peneljtian  menunjukkan  bahwa  aplikasi  ekstrak  buah  mengkudu efektif dalam mengendalikan P. xylostella .   Mortalitas larva tertinggi pada 3 HAS (Hari  Setelah Aplikasi)  adalah  100 persen dijumpai pada konsentrasi  150 ml  L''&#13;
larutan  dan  setara  dengan  I  ml  L-I   lantan  deltamethrin,  sedangkan  mortalitas terendah  yaitu  50  persen  pada  konsentrasi  30  ml  L-I  larutan,  Persentase  pupa terbentuk terendah  pada konsentrasi  150  ml  L-I  larutan  yaitu  0   persen  dan  yang tertinggi   pada konsentrasi  30 ml  L-I larutan.  Persentase  imago tertinggi  pada  konsentrasi  30  inl  L-'  larutan    yaitu  25  persen  dan  tidak  ada  imago  yang muncul  pada  konsentrasi  120 dan  150  ml  L-I  larutan.  Intensitas  kerusakan  daun tanaman  sawi  yang  terserang  larva  P. xylostella   paling  rendah  dijumpai  pada konsentrasi   150  ini  L- I   larutan     dan  hampir  sama  dengan     I   mi   L.I   larutan deltamethrin   sebesar   15,47  persen,   sedangkan   yang   tertinggi   dijumpai   pada konsentrasi 30 ml L-I lanitan yaitu 63,69 persen. Dalam  hal   ini  dapat  disimpulkan  bahwa   konsentrasi   150  ml  L-I  larulan ekstrak  buah   mengkudu   sudah  efektif  untuk  mengendaliltan  P.   xylostella  dan setara  dengan  I  mi L'' larutan deltamaethrin.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>122603</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-04-24 15:40:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-04-24 15:40:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>