<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="122598">
 <titleInfo>
  <title>PEMASARAN DAGING AYAM DIBEBERAPA PASAR TRADISIONAL KABUPATEN ACEH BESAR (SEULIMUM, LAMBARO, KETAPANG)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Irwandi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2006</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Suatu   penelitian  tentang   Pemasaran   Daging   Ayam   Dibeberapa  Pasar Tradisional Kabupaten Aceh Besar, telah dilaksanakan pada bulan Agustus 2005. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pemasaran daging ayam dan bentuk pasar&#13;
dibeberapa  pasar tradisional  Kabupaten  Aceh  Besar.  Penelitian  ini  mengunakan metode survey, data diambil  dari keseluruhan resfonden atau pedagang pada tiap-tiap  pasar  untuk  melihat  tingkat  pendidikan  pedagang,  pengalaman   berdagang, asal daging ayam, kendala pedagang, harga daging ayam, volume penjualan dan bentuk pasar.&#13;
          Berdasarkan   hasil   survey   dipasar   tradisional   Kabupaten   Aceh   Besar terlihat   bahwa   sebagian   besar   daging   ayam   yang   di   pasarkan   berasal   dari Lhokseumawe dan juga dari peternak daerah itu sendiri. Harga jual  daging ayam dipasar  taradisional  Kabupaten  Aceh  Besar  sebesar  Rp.  13.500  -15.000  pada pasar  Seulimum.  Rp.  13.500  -  16  500  pada  pasar  Lambaro  dan  Rp.  13.000  - 16.000 pada pasar Ketapang, dimana harga di tentukan dari besar kecilnya ayam  yang  dipasarkan juga  dari  mama  asal  daging  ayam  yang  diperoleh  pedagang. Rantai  pedagangan daging ayam di pasar tradisional Kabupaten Aceh Besar relatif pendek, hanya tiga tingkatan dan juga dua tingkatan sampai ketangan konsumen. &#13;
          Volume penjualan daging ayam di pasar tradisional Kabupaten Aceh Besar sangat dipengaruhi oleh harga daging ayam dan juga pemintaan konsumen akan daging  aym   yang  dipasar daging   semakin   rendah   hanga  daging   semalkin  tinggi volume  penjualan.  Pasar  tradisional  Kabupaten  Aceh  Besar  terdiri  dari  pasar Seulimum, Lambaro dan Ketapang.  Pasar Seulimum dan  Ketapang dikategorihan dalan  bentuk  pasar  Oligopoli  sedangkan  pasar  I.ambaro  dikategorikan  dalam bentuk pasar Persaingan sempurna.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CHICKEN (MEAT) - FOOD</topic>
 </subject>
 <classification>598.625</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>122598</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-04-24 13:23:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-04-25 15:24:00</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>