<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="122594">
 <titleInfo>
  <title>VIGOR BENIH DAN BIBIT JATROPA (JATROPA CURCAS L.) AKIBAT PERBEDAAN WARNA KULIT BUAH DAN FREKUENSL PENYIRAMAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Maulida</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>MAULIDA &quot;Vigor Benih dan Bibit Jatropa (Jatropha curcas L.) Akibat Perbedaan  Warna  Kulit  Buah  dan  Frekuensi  Penyiraman&quot;.  Dibawah  bimbingan Agam  Ihsan Hereri    sebagai    pembimbing    utama    dan    Mahdi    AS    sebagai&#13;
pembimbing anggota.&#13;
          Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui warna kulit buah dan frekuensi penyiraman  yang  tepat  untuk  meningkatkan  vigor  benih  dan  bibit jarak  pagar (Jatropa). Selain itu juga untuk mengetahui apakah terdapat interaksi  antara kedua faktor tersebut terhadap vigor benih dan   bit Jatropa.&#13;
          Penelitian  ini  dilaksanakan  di  laboratorium   Ilmu  dan  Teknologi   Benih Fakultas    Pertanian    Universitas    Syiah     Kuala   Darussalam    Banda    Aceh bertangsung dari tanggal 20 Mei sampai  19 Juli 2007.&#13;
          Benih yang digunakan adalah benih dari  buah jatropa varietas lokal yang diperoleh  dari  Desa  Ieu  U  Mata  le  (Aceh  Besar), tanah,  pupuk  kandang,  pasir,dan air sedangkan alat yang digunakan adalah gelas ukur,  kertas label. baskom, polibag, penggaris, jangka sorong  dan alat tulis menulis. &#13;
          Penelitian   ini   menggunakan   Rancangan   Acak    Lengkap   (RAL)   pola faktorial  3  x  3  dengan  3  ulangan.  Faktor yang diteliti adalah warna kulit buah yang terdiri atas  tiga taraf, yaitu: hijau tua, kuning tua dan gelap. Faktor fiekuensi penyiranan yang terdiri atas tiga taraf yaitu: 2 x I hari. I x I  hari  dan   I x 2 hari. Dengan   demikian  terdapat  9  kombinasi  perlalaian  dengan  3   ulangan,  maka terdapat 27 satuan  percobaan. &#13;
          Parameter  yang  diamati  adalah  viabilitas  dan  vigor  benih  yaitu  potensi tumbuh daya berkecambah. kecepatan tumbuh. keserampakan tumbuh dan vigorkecambah  serta  vigor  bibit  yaitu  tinggi  bibit.  diameter  pangkal  batang, jumlah daun umur 30, 45 dan 60 HST dan berat berangkasan kering.&#13;
          Hasil penelitian menunjukkan warna kulit buah berpengaruh sangat nyata terhadap  potensi  tumbuh. day.1   berkecambah.  kecepatan tumbuh.  keserampakan tumbuh, vigor kecambah, tinge I bibit. diameter pangkal batang, jumlah  dari umur 30,  45  dan  60  HST  serta beri 1  berangkasan  kering.  Perlakuan terbaik  dijumpai pada warna kulit buah gelap.&#13;
          Frekuensi  penyiraman   terpengaruh  sangat  nyata  terhadap  tinggi  bibit umur 45 dan 60 HST, diameter   pangkal  batang umur 45 HST, jumlah daun umur 45  HST  dan  berat  berangkas    kering.  Berpengaruh  nyata terhadap  tinggi  bibit&#13;
umur 30 HST dan jumlah daun  umur 30 dan 60 HST namun tidak berpengaruh nyata    terhadap    potensi    tumbuh.    daya    berkecambah,    kecepatan    tumbuh, keserampakan tumbuh.  vigor kecambah sena diameter pangkal batang umur 30 dan 60 HST. Perlakuan terbaik dijumpai pada I x 2 hari.&#13;
          Terdapat  interaksi  antara  wama  kulit  buah  dan  fiekuensi  penviraman berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi bibit umur 45  den 60  HST,  diameter pangkal batang umur 45 HST dan jumlah daun umur 45 HST. Serta berpengaruh&#13;
nyata terhadap tinggi bibit umur 30 HST dan jumlah daun umur 60 HST, namun tidak berpengaruh nyata terhadap potensi tumbuh. daya berkecambah, kecepatan tumbuh. keserempakan tumbuh, vigor kecambah. diameter pangkal batang umur&#13;
30  dan  60  HST,  jumlah  daun  umur  30  HST  dan  berat  berangkasan  kering . Interaksi   terbaik   dijumpai   pada   perlakuan   warna   kulit   buah   gelap   dengan frekuensi penyiraman 1 x 2 hari.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>122594</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-04-24 12:34:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-04-24 12:34:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>