POPULASI DAN AKTIVITAS MIKROORGANISME TANAH PADA LAHAN YANG TERKENA TSUNAMI DI KECAMATAN MEURAXA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

POPULASI DAN AKTIVITAS MIKROORGANISME TANAH PADA LAHAN YANG TERKENA TSUNAMI DI KECAMATAN MEURAXA BANDA ACEH


Pengarang

Jumra Adina - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0051121711

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2007

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

JUMRA ADINA. Populasj dan Aktivitas Mikroorganisme Tanah pada Lahan yang Terkena Tsunami di Kecamatan Meuraxa Banda Aceh (di bawah bimbingan Fikrinda sebagai ketua dan Yusnizar sebagai anggota).
Salah satu dampak yang ditimbulkan oleh tsunami yaitu menyangkut dengan kerusckan lahan pertanian baik yang produktif maupun non produktif akibat dari tingginya konsentrasi garam-garam terlarut serta hilangnya bahan organik yang merupakan sumber makanan utama untuk pertumbuhan dan aktivitas mikroorganisme tanah. Kerusakan yang ditimbulkan mulai dari jarak yang dekat sampai ke jarak yang lebih jauh dari pantai.
Penelitian ini bertujunn untuk mengetahui populasi dan aktivitas mikroorganisme tanah pada lahan yang terkena tsunami di Kecamatan Meuraxa Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan sampel tanah yang berasal dari daerah yang terkena tsunami di Kecamatan Meuraxa Banda Aceh. Analisis sampel tanah dilakukan secara analjsis biologi dan kjmia di Laboratorium Biologi dan Kimia Tanah Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala sejak bulan September hingga Oktober 2005.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non Faktorial. Faktor yang diteliti adalah jarak dari pantai yaitu 300, 600. 900, dan 1200 meter. Pada masing-masing jarak diambil 3 titik dengan interval jarak antar titik 10 meter sebagai ulangan.
Pengamatan dilakukan terhadap populasi dan aktivitas mikroorganisme tanah yang meliputi total populasi mjkroorganisme tanah, mikroorganisme pelarut fosfat, populasi bakteri, populasi fungsi, dan aktivitas mikroorganisme (respirasi tanah).
Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa jarak 300 meter dari pantai berpengaruh sangat nyata terhadap populasi total mikroorganisme tanah sedangkan total mikroorganisme pelarut fosfat, total bakteri, total fungi dan aktivitas mikroorganisme (respirasi tanah ) tidak dipengaruhi secara nyata. Untuk jarak 600, 900, dan 1200 meter dari pantai tidak teriadi pengaruh yang nyata terhadap semua parameter yang diamati.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK