<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="122568">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH VARIETAS UBI JALAR (LOKAL, KIDAL, MUARA  B), ALAT DAN SUHU PENGERINGAN TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK PATI UBI JALAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Nasrullah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ubi jalar   (lpomoea  batatas  Lamb)  merupakan   tanaman   yang  tergolong famili   Convolvulaceae  (suku   kangkung-kangkungan),   yang   terdiri   dari   400 spesies.  Tanaman   ini termasuk   tanaman   yang  memerlukan   penyinaran    (hari) pendek,  sekitar   11   jam  perhari.  Ubi jalar  memiliki   kandungan   gizi  yang  baik khususnya  sebagai  sumber karbohidrat,  vitamin clan mineral, dalam  keadaan  segar ubi jalar  sebagian  besar terdiri dari air (71,7%) dan pati (22,4%). Kandungan  gizi lainnya  yang terdapat  dalam  ubi jalar yaitu protein  (1,4%),  lemak (0,2%) dan abu (0,7%), serta kandungan  vitamin  A mencapai  (0,01-0,069 mg/100 gr).&#13;
          Pemanfaaatan  ubi jalar  pada  saat ini sangat  beraneka  ragam,  selain  diolah langsung  ubi jalar dapat  dimanfaatkan  menjadi  berbagai  macam  produk,  antara lain  dalam   bentuk   pati.   Pati  adalah   karbohidrat   yang   terdapat   dalam   bentuk granula dalam berbagai organ tumbuh-tumbuhan. Beberapa sifat pati adalah mempunyai   rasa  yang  tidak  manis,  tidak  berbau,  mengkilat   dan  granula  yang berwarna  putih.  Pati  biasanya  mengandung   10-  20%  (w/w)  uap  dan  sejumlah kecil  protein,  unsur  kimia, fosfor, dan sedikit  bahan  organik,  sebagian  besar  pati adalah campuran  amilosa dan amilopektin.&#13;
          Penelitian  ini bertujuan untuk mempelajari  dan melihat pengaruh  beberapa varietas  ubi  jalar,  alat clan suhu  pengeringan  terhadap  karakteristik  fisik  pati  ubi jalar yang  dihasilkan.  Penelitian  ini dilakukan dengan  menggunakan Rancangan Acak Kelompok  (RAK) faktorial  pola 3 x 2 x 3  dengan tiga faktor, yaitu: faktor l adalah  varietas  ubi jalar  (V)  terdiri  dari  tiga  taraf,  yaitu  :    V 1      =  varietas  lokal, V,=  varietas  kidal,  dan  V4  = varietas  muara  B.  Faktor  II yaitu  alat pengeringan yang terdiri dari  dua  taraf,  yaitu  :   pengeringan dengan oven (M;)  dan  pengeringan dengan  tray dryer (M). Faktor Ill adalah suhu pengeringan  T,  = 40C,  T,= 50C,T, = 60C.  Kombinasi  dari perlakuan  adalah  3x 2x 3  = 18  dengan 2 kali ulangan yang  dianggap  sebagai  kelompok  sehingga  terdapat  36 perlakuan.  Analisis  yang dilakukan  meliputi  rendemen,  kadar  air, nisbah  penyerapan  air, swelling power, suhu gelatinisasi,  viskositas,  dan uji organoleptik  yang terdiri dari wama. Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  varietas  ubi jalar  (V)  berpengaruh terhadap   rendemen,   kadar   air,   nisbah   penyerapan   air,  swelling  power,  suhu gelatinisasi,  viskositas  dan uji organoleptik wama.  Alat pengeringan  (M) menunjukkan  pengaruh  terhadap  kadar  air, swelling power, suhu  gelatinisasi  dan viskositas  tetapi tidak berpengaruh terhadap  rendemen,  nisbah  penyerapan  air dan uji organoleptik  warna.  Suhu  pengeringan   (T) menunjukkan  pengaruh   terhadap kadar air, nisbah penyerapan  air, suhu gelatinisasi  dan viskositas  tetapi tidak berpengaruh   terhadap   rendemen,   swelling  power  dan   uji  organoleptik   wama. Interaksi   antara   varietas   ubi  jalar   dan   alat   pengeringan   (VM)   menunjukkan pengaruh   terhadap   kadar  air,  nisbah  penyerapan  air, swelling power  dan  suhu gelatinisasi    tetapi   tidak   berpengaruh    terhadap   rendemen,    viskositas   dan   uji organoleptik  warna.  Interaksi  antara  varietas  ubi jalar dan suhu pengeringan  (VT) menunjukkan   pengaruh   terhadap  nisbab   penyerapan   air,  swelling  power  dan viskositas  tetapi tidak berpengaruh  terhadap  rendemen,  kadar air, suhu gelatinisasi dan    uj i      organoleptik.    warna.    Interaksi    antara    alat    pengeringan   dan   suhu pengeringan  (MT)  menunjukkan pengaruh  terhadap  rendemen,  nisbah penyerapan air,  swelling power  dan  viskositas   tetapi  tidak  berpengaruh   terhadap   kadar  air, suhu  gelatinisasi  dan  uji  organoleptik  warna.  Interaksi  antara  varietas  ubi jalar, alat   pengeringan    dan   suhu   pengeringan    (VMT)   menunjukkan   berpengaruh terhadap  rendemen,  nisbah  penyerapan  air, swelling power dan viskositas  tetapi tidak   berpengaruh   terhadap   kadar   air,  suhu   gelatinisasi   dan uji   organoleptik warn.a.&#13;
          Pati ubi jalar yang dihasilkan  memiliki  rendem en yang  berkisar   11,7 50-14,171%, kadar air 6,50 - 10,00%,  nisbah penyerapan  air 63,67-90,00%, swelling power  62,33  -- 94,33%,  suhu  gelatinisasi   63,0  - 73,0C,  viskositas   0,00126 0,00159  gr/cm.det,   kesukaan   panel is  terhadap  warna  pati  ubi  jalar  3,75  - 4,30 (tingkat  penerimaan  biasa sarnpai sangat suka).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>122568</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-04-23 15:00:06</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-04-23 15:00:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>