POLA PEMELIHARAAN TERNAK KERBAU DI KECAMATAN KLUET SELATAN KABUPATEN ACEH SELATAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

POLA PEMELIHARAAN TERNAK KERBAU DI KECAMATAN KLUET SELATAN KABUPATEN ACEH SELATAN


Pengarang

Bustanul Huda - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

9951411784

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Peternakan (S1) / PDDIKTI : 54231

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2005

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian tentang pola pemeliharaan ternak kerbau di Kecamatan Kluei Selatan Kabupaten Aceh Selatan dilakukan di Kecamatan Kluet Selatan Kabupaten Aceh Selatan mulai tang3al 25 Februari sampai 30 Maret 2005. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data tentang pola pemeliharaan ternak di Kecamatan Kluet Selatan. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat digunakan oleh pengambil keputusan guna memperbaiki pola pemeliharaan kerbau di Kecamatan Kluet Selatan.
Dari 17 desa yang ada di Kecamatan Kluet Selatan ditetapkan 3 desa sampel berdasarkan populasinya terbanyak yaitu: Pasie Lembang, Ujung Padang dan Indra Damai. Dari masing-masing desa sampel ditetapkan 20 persen dari jumlah peternak yang diambil secara random untuk mengisi kuesioner, sehingga jumlah responden adalah sebanyak 11 orang. Data yang di peroleh di tabulasi kan dan di persen tase kan. Parameter yang di amati tata cara pem beri an pakan, penampi!an reproduksi, per kandang an, pengawasan terhadap penyakit, tujuan pemeliharaan dan pemasaran.
Dari hasil perhitungan diperoleh 54,54 persen peternak melepaskan ternaknya tanpa memberikan hijauan tambahan. Umur dewasa kelamin tertinggi 24-36 bulan (90,90 persew). Umur beranak pertama pada 3-4 tahun (72,72 persen). 72,72 persen peternak mengandangkan kerbaunya. Pengobatan terhadap kerbau yang terserang penyakit 63,63 persen diobati oleh mantri hewan dan 36,37 persen diobati sendiri.



Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK