<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="122524">
 <titleInfo>
  <title>EVALUASI PERKEMBANGAN UKURAN EKSTERIOR KAMBING JANTAN  PERANAKAN BOER DENGAN PENAMBAHAN SUPLEMENTASI PEN (PROTEIN EKSTRAK NABATL ) DALAM RANSUM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurul fitri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian    terkait    evaluasi    perkembangan    ukuran    eksterior    dengan suplementasi  PEN  dalam  ransum  kambing telah dilakukan di  Kebun  Percobaan  Peternakan Fakultas Pertanian Universjtas Syiah Kuala Darussalam, Banda Aceh&#13;
dari  tanggal  23  Juli  2008  sampai  22  0ktober  2008.  Tujuan  penelitian  ini  untuk mengetahui   pengaruh   suplementasi   PEN   (protein   ekstrak   nabati)   terhadap perkembangan  ukuran  eksterior  kambing  jantan  peranakan  Boer.   Rancangan yang   digunakan    adalah    Rancangan    Bujur   Sangkar   Latin    (RBSL)   4   x   4 menggunakan  4  ekor  kambing  jantan  peranakan  Boer  dengan  umur  berkisar antara 1 - 1,5 tahun dan kisaran berat badan 20 - 25 kg. Periakuan ransum yaitu: A = 0 %, 8 = 0,3 %, C = 0,6 % dan     D = 0,9 % suplementasi PEN (protein ekstrak&#13;
nabati).  Hasil  penelitian  menunjukkan  kecendrungan  meningkatkan  nilai  rataan tinggi  badan,   panjang  badan,    lingkar  dada,  dalam  dada,  lebar  pinggul  lingkar scrotum, panjang scrotum dan berat badan akhir dengan level-level  tertentu dalam ransum walaupun tidak memperlihatkan pengaruh yang nyata. Tinggi badan pada perlakuan D (0,9 % PEN)  lebih tinggi dibandingkan perlakuan lainnya. Sementara ransum  C  (0,6  %  PEN)  meningkatkan  berat badan  akhir,  Iingkar  dada  dan  lebar dada,  ransum  a  (0,3  %  PEN)  meningkatkan  lebar pinggul,  lingkar scrotum  dan panjang sorotum.  Ransum C dan D meningkatkan nilai rataan panjang badan. Dari  hasil  penelitian  dapat  disimpulkan  protein  ekstrak   nabati  (PEN)  baik digunakan dengan level-level tertentu pada ransum ternak sesuai dengan tujuan pemeliharaan.&#13;
&#13;
Kate Kunci   :  Kambing Boer, PEN, Eksterior.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>122524</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-04-22 11:13:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-04-22 11:13:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>