<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="122493">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN KARAKTERISTIK PENGERINGAN IRISAN LABU KUNING (CUCURBITA MOSCHATA DURCH) DENGAN MENGGUNAKAN PENGERING KABINET BERBAHAN BAKAR GAS ELPIJI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rika Sari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Labu kuning (Cucurbita moschata Durch) merupakan bahan pangan yang kaya vitamin A dan C, mineral. serta karbohidrat.  Selama` ini buah labu kuning kurang dimanfaatkan secara optimal. Untuk upaya peningkatan nilai tambah dari komoditi dan juga memperpanjang umur simpan produk pengolahan tabu kuning menjadi  irisan  kering  dapat  dijadikan  salah  satu  alternatif  pilihan  yang  baik dibandingkan dengan produk setengah jadi lainnya, produk dalam bentuk irisan kering   dapat  diolah  menjadi  tapung  karma  lebih  tahan  lama  untuk  disimpan.&#13;
Teknologi  pengeringan  merupakan  metode  alternatif yang  sangat  menjanjikan  dalam  menjaga  ketahanan  produk  Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah  untuk mengetahul karakteristik pengeringan labu kuning (Cucurbita moshata Durch)&#13;
berdasarkan bentuk irisan yaitu chip, sawut dan dadu&#13;
Alat   yang   digunakan   pada   penelitian   ini   adalah   pengering   kabinet berbahan  bakar  gas  elpiji.  Penelitian  ini   dilaksanahan  menggunakan  metode observasi  (Pengamatan)   dengan   parameter   yang   diamati   adalah   distibusi temperatur,  distribusi kelembaban reletif,  kadar air,  rendemen,  kedar pati,  laju pengeringan dan penilaian organoleptik  (warna, aroma, dan tekstur). Dari  hasil  penelitian  menunjukkan  lama waktu  pengeringan  dari  ketiga bentuk  lalu  kuning,   memiliki  persentase  rendemen  bentuk  irisan  chip  kering adalah 11,68%, irisan sawud, kering 11,65%, dan irisan dadu kering  13,96%. Kadar air yang diperoleh dari irisan chip basah 89,30% (bb), irisan sawut basah 89,14% (bb) dan irisan dadu basah  87,79% (bb), sedangkan kadar air akhir  diperoleh rata-rata irisan chip kering 14,40%, irisan sawut kering 13,12%, dan irisan  dadu kering 15,64%.   Dari  proses  laju  pengeringan  yang  diperoleh  semakin  tinggi  suhu pengeringan  make  semakin   tinggi  nilai  laju  pengeringan  yang  diperoleh,  dan semakin berkurang kadar air bahan maka semakin rendah nilai laju  pengeringan yang didapat. Distribusi temperatur  dari hasil pengamatan dapat dilihat pada rak yang mempunyai  temperatur tertinggi pada rok 3,4 dan 5 , karena letak ketiga rak tersebut  paling  dekat  dengan  exhaust fan,  sedangkan   pada  rak   12   dan  6, memperoleh  temperatur  bahan  yang  rendah,  hal  ini  disebabkan  panas  yang diperoleh terhalang oleh rok 3,4,dan 5.sehingga udara panes tidak langsung dapat mengenai ketiga rok tersebut. Nilai RH yang  diperoleh rata-rata bentuk irisan chip adalah 79%, bentuk irisan sawut 80,4%, dan bentuk irisan dadu 87%. Nilai kadar pati  yang diperoleh setelah dikeringkan, bentuk irisan chip 31,72%, irisan sawut 29,01%, dan irisan dadu 30,15%. Dari hasil uji  organolaptik dengan menggunakan skala deskriptif para panelis  lebih  menyukai  bentuk  irisan  chip  dengan  warna kuning 2,04,  aroma yang dipilih tidak menyengat/ khas  labu   2,40 dan tekstur yang dipilih rapuh 3,04.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PUMPKINS - GARDEN CROP</topic>
 </subject>
 <classification>635.62</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>122493</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-04-19 10:15:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-04-19 10:28:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>