<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="122462">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS WACANA KRITIS MODEL ROGER FOWLER DALAM PEMBERITAAN KEBIJAKAN MERDEKA BELAJAR PADA SURAT KABAR NASIONAL ONLINE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Aufa Liddini</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Aufa Liddini (2024). Analisis Wacana Kritis Model Roger Fowler dalam Pemberitaan Kebijakan Merdeka Belajar pada Surat Kabar Nasional Online. &#13;
&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana penggunaan kosakata dan tatabahasa dalam pemberitaan kebijakan merdeka belajar pada surat kabar nasional online berdasarkan analisis wacana kritis model Roger Fowler. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian ini bersumber dari teks wacana berita kebijakan merdeka belajar dalam surat kabar Kompas.com dan Republika.co.id.edisi Juli s.d. Desember 2022. Teknik pengumpulan data yang dilakukan menggunakan teknik dokumentasi. Data dianalisis melalui empat tahap, yaitu menyeleksi data, mengelompokkan data, menganalisis data, dan menyimpulkan hasil penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam berita kebijakan merdeka belajar pada surat kabar Kompas.com dan Republika.co.id terdapat 4 aspek kosakata, yakni kosakata membuat klasifikasi, kosakata membatasi pandangan, kosakata pertarungan wacana, dan kosakata marjinalisasi dan 2 aspek tata bahasa, yakni pasivasi dan nominalisasi. Berdasarkan analisis wacana kritis model Roger Fowler, penelitian ini menunjukkan bahwa data aspek kosakata penggunaan kosakata membatasi pandangan lebih banyak ditemukan dalam berita kebijakan merdeka belajar pada surat kabar Kompas.com dan Republika.co.id karena redaktur bertujuan untuk menyederhankan pemahaman pembaca yang tidak menyaksikan peristiwa secara langsung. Sementara aspek tata bahasa pada surat kabar Kompas.com dan Republika.co.i, bentuk pasivasi lebih banyak ditemukan karena redaktur bertujuan menghilangkan pelaku dari peristiwa yang ditulis. Dari dua aspek tersbut, aspek kosakata paling banyak ditemukan karena kosakata sangat berpengaruh terhadap pemahaman suatu peristiwa. &#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci: analisis wacana kritis, berita kebijakan merdeka belajar, surat kabar&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>122462</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-04-17 13:10:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-04-17 14:28:26</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>