<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="122449">
 <titleInfo>
  <title>POTENSI BAKTERI TANAH RNASAL TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR GAMPONG JAWA, BANDA ACEH SEBAGAI AGENSI HAYATI NYAMUK AEDES AEGYPTI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Maghfirah Sekar Hilmawita</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui efektivitas bakteri tanah berdasarkan nilai LC50 sebagai agensi hayati larva nyamuk Aedes aegypti. Manfaat dari penelitian ini adalah memberikan informasi pemanfaatan bakteri tanah sebagai biolarvasida alami dan ramah lingkungan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif dan eksperimental. Parameter yang diamati adalah jumlah mortalitas larva, nilai LC50 setiap kode isolat, jumlah larva yang mampu menjadi pupa, morfologi larva sebelum dan setelah pengujian,  dan identifikasi molekuler menggunakan 16s rRNA pada kode isolat dengan nilai LC50 tertinggi. Isolat yang digunakan adalah BTPA-07, BTPA-08, BTPA-09, BTPA-14, BTPA-22 DAN BTPA-25 dengan konsentrasi yang digunakan adalah kontrol; 0,25 %;  0,5%; 0,75% ml; 1% ml; 2%; 3% masing-masing 3 ulangan. Analisis hasil penelitian dilakukan dengan menghitung perbedaan persentase mortalitas larva, persentase larva yang mampu menjadi pupa, perhitungan nilai LC50 menggunakan analisis probit. Data hasil sekuensing dianalisis menggunakan program BLAST melalui database online NCBI, diolah menggunakan software MEGA 10. Berdasarkan nilai R2 (R square) untuk masing-masing kode isolat BTPA-07, BTPA-08, BTPA-09, BTPA-14, BTPA-22 dan BTPA-25 menunjukkan hubungan yang kuat antara peningkatan konsentrasi dan jumlah kematian larva. Isolat BTPA-25 memiliki kemampuan aktivitas larvasida tertinggi dengan nilai LC50 sebesar 1,936 mg/L dan isolat BTPA-22 memiliki aktivitas larvasida terendah dengan nilai LC50 sebesar 3,182 mg/L. Terdapat hubungan yang kuat (R2 &gt; 0,75), antara peningkatan konsentrasi isolat dengan persentase perubahan larva nyamuk menjadi pupa. Berdasarkan identifikasi molekuler gen 16s rRNA menunjukkan bahwa isolat bakteri BTPA-25 berada dalam satu grup dengan Providencia stuartii strain 4966 dengan nilai boostrap 99%. Perbandingan uji morfologi dan biokimia isolat bakteri BTPA-25 dengan bakteri Providencia stuartii menunjukkan hasil yang sama. &#13;
&#13;
Kata kunci: Bakteri TPA, Aedes aegypti, Providencia stuartii, gen 16s rRNA.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>122449</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-04-17 10:29:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-04-17 11:27:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>