<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="122418">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TERHADAP KESEHATAN REPRODUKSI DI MTSN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Putri Rahmatika</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kesehatan reproduksi merupakan suatu keadaan kesehatan fisik, mental dan sosial pada umunya di usia remaja yang berkaitan dengan sistem, fungsi dan proses reproduksi. Kurangnya pengetahuan kesehatan reproduksi bisa menyebabkan persoalan pada kesehatan reproduksinya. Banyak masalah yang akan timbul seperti aborsi, pernikahan dini, PMS dan HIV/AIDS serta kekerasan seksual. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran pengetahuan remaja putri tentang kesehatan reproduksi di MTsN 7 Aceh Besar. Penelitan ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Cross-sectional study. Populasi penelitian ini seluruh remaja putri dari kelas VIII dan IX berjumlah 110 dengan teknik total sampling. Pengambilan data melalui kuesioner yang terdiri dari 25 soal pengetahuan yang telah dilakukan uji validitas dengan nilai validitas r&gt;0,444 dan nilai cronbach alpha 0,754. Hasil Analisa data diperoleh, mayoritas remaja putri memiliki pengetahuan kategori baik terkait kesehatan reproduksi sebanyak 71 siswi (64,5%), pengetahuan cukup sebanyak 38 siswi (34,5%), pengetahuan kurang sebanyak 1 siswi (0,9%). Dapat disimpulkan bahwa sebagian besar remaja putri memiliki pengetahuan yang baik terkait kesehatan reproduksi. hal ini tetap perlu diperhatikan untuk menghindari terjadinya hal yang merugikan masa depan remaja, diharapkan pada remaja, pihak sekolah dan layanan kesehatan dapat meningkatkan mutu pelayanan dari perspektif keperawatan bagi siswa-siswi untuk memberikan informasi yang lebih meningkatkan pengetahuan khususnya tentang kesehatan reproduksi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>122418</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-04-05 15:45:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-04-05 15:46:43</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>