<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="122408">
 <titleInfo>
  <title>PERAN BEM SEBAGAI MEDIA ADVOKASI MAHASISWA UNIVERSITAS SYIAH KUALA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fitri Wenda Wahyuni</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Mahasiswa sebagai agen perubahan yang memiliki peran penting dalam memperjuangkan hak-hak dalam kehidupan kampus melalui lembaga mahasiswa yang ada. Salah satu lembaga yang bisa mewakili mahasiswa dalam menyuarakan aspires dan segala keluhan adalah Badan Eksekutif Mahasiswa yang berperan sebagai perpanjangantanganan mahasiswa dan mengadvokasikan suara mahasiswa atas kepentingan dan perubahan kebijakan yang dinilai merugikan mahasiswa maupun masyarakat luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) sebagai media advokasi mahasiswa serta hambatan BEM sebagai keterwakilan mahasiswa Universitas Syiah Kuala. Teori penelitian ini menggunakan teori gerakan sosial dan konsep keterwakilan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dimana dalam memperoleh data dengan melakukan wawancara mendalam bersama informan serta dokumentasi. Adapun hasil penelitian bahwa Badan Eksekutif Mahasiswa memiliki pengaruh besar sebagai advokasi mahasiswa Universitas Syiah Kuala, menyuarakan aspirasi dan mencari solusi terkait masalah mahasiswa pada (1) pemotongan UKT 50% (2) penerangan titik gelap dilingkungan USK (3) pendanaan ormawa yang terhambat (4) pelecehan seksual&#13;
&#13;
Kata kunci : Gerakan Sosial, BEM, Advokasi, mahasiswa&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>122408</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-04-05 14:43:31</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-04-05 14:44:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>