<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="122405">
 <titleInfo>
  <title>DNA BARCODING IKAN AIR TAWAR DI SUNGAI PEUSANGAN WILAYAH KABUPATEN ACEH TENGAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AGUS MARINI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sungai Peusangan atau dikenal dengan Krueng Peusangan merupakan daerah aliran sungai (DAS) di Aceh, yang mengalir dari hulu ke hilir dengan hulunya berada di Danau Laut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah, kemudian bagian tengah di Kabupaten Bener Meriah dan bagian hilir di Kabupaten Bireuen. Sungai Peusangan merupakan Salah satu sungai yang dimanfaatkan secara multifungsi oleh masyarakat Aceh sebagai sumber pasokan air minum, pertanian dan perikanan. Ikan air tawar merupakan vertebrata yang memiliki habitat di perairan tawar. Ikan menghabiskan sebagian hidupnya di air tawar, seperti sungai dan danau dengan salinitas kurang dari 0,5 ppt. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi spesies dan status konservasi ikan air tawar. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2023 sampai dengan Desember 2023. Pengambilan sampel ikan air tawar dilakukan di Sungai Peusangan Wilayah Kabupaten Aceh Tengah. Ekstraksi DNA dilakukan menggunakan protokol C-TAB yang sudah di modifikasi. Penelitian ini menghasilkan sebanyak 23 sekuen COI yang terdiri dari 11 spesies ikan air tawar, yaitu Channa gachua, Clarias batrachus, Neolissochilus hexagonolepis, Osteochilus kahajanensis, Pterygoplichthys pardalis, Puntius brevis, Rasbora maninjau, Trichopsis vittata, Trichopodus trichopterus, Channa striata, Barbodes banksi. Analisis jarak genetik antar spesies dengan jarak terjauh terdapat pada Osteochilus kahajanensis dan Channa gachua dengan nilai 30,40% sedangkan jarak genetik antar spesies terdekat adalah Neolissochilus hexagonolepis dan Osteochilus kahajanensis dengan nilai 3,82% Status konservasi beberapa spesies pada penelitian ini masih masuk ke dalam kategori Least Concern (LC) atau resiko rendah yaitu spesies Channa gachua, Clarias batrachus, Osteochilus kahajanensis, Pterygoplichthys pardalis, Puntius brevis, Trichopsis vittata, Trichopodus trichopterus, Channa striata, Barbodes banksi. Sedangkan spesies Neolissochilus hexagonolepis yang terdeteksi kategori Near Threatened (NT) atau hampir terancam, dan spesies Rasbora maninjau terdeteksi kategori Endangered atau terancam. Pengelolaan sumber daya ikan air tawar di Sungai Peusangan perlu diperhatikan oleh pemangku kepentingan setempat untuk melindungi spesies yang terancam punah.&#13;
	&#13;
Kata kunci: Identifikasi spesies, jarak genetik, status konservasi, Sungai Peusangan, Aceh Tengah&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>122405</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-04-05 14:05:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-04-05 15:01:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>