Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
DNA BARCODING IKAN FAMILI CARANGIDAE KOMERSIAL PENTING DI PERAIRAN KOTA LANGSA, ACEH
Pengarang
Rachel Mutia Lonteng - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nur Fadli - 198011292003121001 - Dosen Pembimbing I
Mutia Ramadhaniaty - 199103272020012101 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
2011101010032
Fakultas & Prodi
Fakultas Kelautan dan Perikanan / Ilmu Kelautan (S1) / PDDIKTI : 54241
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan perikanan., 2024
Bahasa
Indonesia
No Classification
597
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Ikan famili Carangidae atau lebih dikenal sebagai ikan kuwe merupakan salah satu jenis ikan yang memiliki nilai ekonomis tinggi di Aceh. Data statistik KKP menunjukkan hasil tangkapan laut untuk ikan kuwe pada tahun 2020 sebanyak 10.094,23 ton dan meningkat pada tahun 2021 menjadi 14.238,10 ton. Salah satu upaya untuk mengidentifikasi dan mengelola keanekaragaman hayati adalah dengan mengkaji aspek genetika melalui DNA barcoding. Namun, penelitian mengenai identifikasi spesies Carangidae baik secara morfologi maupun molekuler di Kota Langsa belum pernah dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi spesies ikan famili Carangidae komersial penting di perairan Kota Langsa secara molekuler menggunakan Cytochrome Oxydase Subunit I (COI) mtDNA yang disebut juga “DNA barcoding”. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli-Desember 2023. Pengambilan 25 sampel ikan Carangidae dilakukan di tempat pendaratan ikan (TPI) Kuala Langsa, Kota Langsa. Seluruh sampel berhasil didapatkan sekuennya dengan panjang 639 base pairs (bp). Sebanyak 5 spesies ikan berhasil diidentifikasi, yaitu Carangoides armatus, Carangoides talamparoides, Ulua mentalis, Ferdauia ferdau, dan Caranx sexfasciatus. Rata-rata jarak genetik berdasarkan kimura-2-parameter adalah 0,002. Analisis jarak genetik dan pohon filogenetik menunjukkan spesies dengan kekerabatan paling dekat adalah Carangoides armatus dan Ulua mentalis dengan nilai 9,85%. Secara morfologi, Carangoides armatus dan Ulua mentalis memiliki kemiripan yang tinggi. Kedua spesies dapat dibedakan dari ukuran rahang bawah, warna lidah, dan jumlah gill raker. Kelima spesies yang diteliti masuk ke dalam kategori Least Concern (LC) dengan penurunan tren populasi pada spesies Caranx sexfasciatus. Hasil penelitian dapat menjadi informasi mendasar bagi pengelolaan sumber daya ikan famili Carangidae di perairan Kota Langsa.
Kata Kunci: Carangidae, DNA barcoding, genetika, identifikasi spesies, Kota Langsa
The Carangidae, commonly known as kuwe fish, is a type of fish with high economic value in Aceh. Statistical data from the Ministry of Marine Affairs and Fisheries (KKP) shows that the catch of kuwe fish in 2020 was 10,094.23 tons and increased to 14,238.10 tons in 2021. One of the efforts to identify and manage biodiversity is by studying the genetic aspects through DNA barcoding. However, research on the identification of Carangidae species, both morphologically and molecularly, in the city of Langsa has not been conducted before. The aim of this study is to molecularly identify important commercial species of Carangidae fish in the waters of Langsa using Cytochrome Oxidase Subunit I (COI) mtDNA, also known as "DNA barcoding." The study was conducted from July to December 2023, and 25 samples of Carangidae fish were collected at the Fish Landing Site (TPI) in Kuala Langsa, Langsa City. All samples were successfully sequenced with a length of 639 base pairs (bp). Five fish species were identified: Carangoides armatus, Carangoides talamparoides, Ulua mentalis, Ferdauia ferdau, and Caranx sexfasciatus. The average genetic distance based on the Kimura-2-parameter was 0,002. Genetic distance analysis and phylogenetic tree revealed that Carangoides armatus and Ulua mentalis are the closest relatives with a value of 9,85%. Morphologically, Carangoides armatus and Ulua mentalis show high similarity and can be distinguished by lower jaw size, tongue color, and gill raker count. All five studied species fall into the Least Concern (LC) category, with a declining population trend observed in the Caranx sexfasciatus species. The research findings provide fundamental information for the management of Carangidae fishery resources in the waters of Langsa City. Keywords: Carangidae, DNA barcoding, species identification, fisheries, Simeulue waters.
DNA BARCODING IKAN FAMILI CARANGIDAE DI PERAIRAN MEULABOH KABUPATEN ACEH BARAT (Deby Hadisyafitri, 2024)
DNA BARCODING IKAN FAMILI CARANGIDAE DI PERAIRAN SIMEULUE (Ahmad Sazali A Sitorus, 2024)
DNA BARCODING IKAN FAMILI CARANGIDAE DI PERAIRAN ACEH SINGKIL (NISSA AULIA PUTRI, 2024)
DNA BARCODING IKAN FAMILI CARANGIDAE DI PERAIRAN UTARA ACEH (Laras Nauna Izzati Daminiyart, 2023)
REPRODUKSI IKAN TARGET, FAMILI SERRANIDAE, LUTJANIDAE,
DAN CARANGIDAE DI PERAIRAN PULAU WEH, ACEH (IRFANNUR, 2013)