<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="122356">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA RUANG DALAM MANAJEMEN PENYELESAIAN KONFLIK ANTAR PERAWAT DI RUMAH SAKIT PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Zakiatul Yuna</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perawat sebagai pemberi layanan kesehatan yang mendominasi di rumah sakit,&#13;
berkemungkinan terlibat konflik di tempat kerja. Konflik yang tidak diselesaikan &#13;
secara tepat dapat merusak kolaborasi di ruang kerja dan menyebabkan keadaan &#13;
yang tidak menyenangkan, sehingga dapat mengurangi produktivitas. Kepala &#13;
ruangan diharapkan mampu menemukan masalah dan membantu menyelesaikan &#13;
konflik secara konstruktif untuk mendapatkan penyelesaian konflik yang tepat.&#13;
Seorang pemimpin yang bertanggung jawab atas keberlangsungan organisasi harus &#13;
memiliki kemampuan untuk menangani konflik. Penelitian ini bertujuan untuk &#13;
melihat gambaran peran kepala ruang terhadap manajemen penyelesaian konflik &#13;
antar perawat, dengan menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan &#13;
pendekatan cross sectional study. Sampel penelitian total sampling yang berjumlah &#13;
29 perawat pelaksana. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan fokus &#13;
peran pemimpin terhadap manajemen konflik dan data demografi yang dianalisis &#13;
secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pemimpin di strategi &#13;
kompromi (86,2%), strategi kolaborasi (62,1%), strategi smoothing (55,2%), &#13;
strategi akomodasi (6,9%), strategi kompetisi (0%), dan strategi mengindar (0%). &#13;
Pihak rumah sakit melalui kepala ruangan diharapkan dapat terus menerapkan &#13;
strategi penyelesaikan konflik yang sesuai dengan permasalahan serta dapat &#13;
berdampak positif pada perawat.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>122356</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-04-04 14:38:05</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-04-05 08:58:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>