<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="122353">
 <titleInfo>
  <title>UJI AKTIVITAS ANTI UV EKSTRAK METANOL LAMUN ENHALUS ACOROIDES</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FADILLAH NAZLY HARAHAP</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Lamun atau biasa disebut seagrass merupakan tumbuhan berbunga (Angiospermae) yang hidup dan tumbuh di bawah permukaan laut dangkal. Lamun umumnya melakukan adaptasi biokimia dengan menghasilkan atau mengeluarkan senyawa-senyawa yang disebut sebagai senyawa bioaktif atau metabolit sekunder yang merupakan bagian dari fitokimia yang merujuk kepada senyawa bioaktif yang dihasilkan oleh tumbuhan. Senyawa bioaktif yang diperoleh dari lamun memiliki potensi besar sebagai senyawa anti-UV yang digunakan sebagai bahan pembuatan tabir surya atau sunscreen/sunblock yang memiliki kemampuan untuk menyerap sinar matahari. Kemampuan tabir surya dalam melindungi kulit dapat diperoleh dari kelompok senyawa fenolik. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kandungan total fenolik, dan uji aktivitas anti UV ekstrak metanol Lamun Enhalus acoroides. Penelitian ini dilakukan pada November 2023 sampai Januari 2024. Sampel Lamun Enhalus acoroides diambil di Pantai Hajoran, Kota Pandan, Tapanuli Tengah. Sampel diproses dari preparasi sampel, ekstraksi menggunakan pelarut metanol selama 3x24 jam, penentuan total senyawa fenolik menggunakan metode Folin-Ciocalteu dengan kurva asam galat, analisis GC-MS untuk menentukan profil senyawa anti UV dalam sampel dan penentuan nilai SPF dengan menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Rendemen ekstrak yang dihasilkan dari proses ekstraksi adalah sebesar 3,48%, penentuan total fenolik menunjukkan adanya senyawa total fenolik pada sampel sebesar 980 mgGAE/g ekstrak. Analisis GC-MS menunjukkan terdapat 15 puncak komponen senyawa dan yang paling dominan Neophytadiene yang memiliki sifat antimikroba, analgesik, antipiretik, antioksidan, anti-inflamasi, dan kemampuan UV proteksi tertinggi diperoleh pada konsentrasi 4000 ppm sebesar 37,44 SPF (proteksi ultra).&#13;
&#13;
Kata Kunci : Anti UV, Ekstraksi, Fenolik, Lamun, Gc-Ms, Metabolit Sekunder&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>122353</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-04-04 14:26:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-04-04 14:30:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>