<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="122316">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN BURNOUT PADA GURU DALAM MENDIDIK ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SLB KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dian Ariyanti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Anak berkebutuhan khusus membutuhkan lebih banyak bimbingan dalam proses pendidikannya karena gangguan atau kelainan yang mereka miliki. Guru sebagai penanggung jawab dalam pendidikan anak berkebutuhan khusus memiliki pekerjaan yang tidak mudah dalam mendidik, mengarahkan, melatih, dan mengevaluasi proses pendidikan situasi ini sering membuat guru mengalami burnout. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran burnout (kelelahan emosional, depersonalisasi, dan penurunan pencapaian pribadi) pada guru yang mendidik anak berkebutuhan khusus di SLB Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional study. Multistage random sampling digunakan sebagai teknik pengambilan sampel dan 86 guru dipilih menjadi responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner Maslach Burnout Inventory-Educators Survey (MBI-ES). Hasil menunjukkan bahwa 72 responden (83,7%) mengalami burnout rendah dan 14 responden (16,3%) burnout sedang. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa guru yang mendidik anak berkebutuhan khusus di SLB Kota Banda Aceh mayoritas mengalami burnout rendah. Diharapkan hasil ini dapat dipertahankan dan guru dapat mengutamakan kesehatan fisik dan mental serta memanajemen waktu secara efektif sehingga dapat mengurangi burnout yang dialami.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>122316</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-04-04 10:49:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-04-04 11:42:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>