Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KAJIAN HASIL TANGKAPAN JARING INSANG DASAR DI DANAU LUT TAWAR, DESA MENDALE, KECAMATAN KEBAYAKAN, KABUPATEN ACEH TENGAH
Pengarang
DERI FIRMANSYAH - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Ratna Mutia Aprilla - 198804222019032016 - Dosen Pembimbing I
Edy Miswar - 197908162006041003 - Dosen Pembimbing I
Nomor Pokok Mahasiswa
1911103010104
Fakultas & Prodi
Fakultas Kelautan dan Perikanan / Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (S1) / PDDIKTI : 54246
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Kelautan da Perkanan (S1)., 2024
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Danau Lut Tawar terletak di Kabupaten Aceh Tengah yang berada pada ketinggian 200-2600 meter di atas permukaan laut. Selain kawasan wisata, danau ini juga sebagai wadah untuk mencari nafkah sebagian masyarakat yang tinggal disekitarnya. Jaring insang adalah alat tangkap ikan yang umumnya banyak digunakan oleh masyarakat di Danau Lut Tawar tepat nya di desa Mendale, salah satu jenis jaring insang yang banyak digunakan adalah jaring insang dasar masyarakat disana menyebut jaring insang dengan nama Doran dan hasil tangkapannya yaitu ikan mujahir yang dioperasikan pada waktu malam dan siang hari. Banyaknya jumlah hasil tangkapan merupakan output yang sangat penting bagi nelayan. Namun nelayan jaring insang mengeluhkan produksi ikan di Danau Laut Tawar terus menurun dari tahun ke tahun. Perlu adanya pengoptimalan hasil tangkapan nelayan dengan penentuan waktu penangkapan jaring insang dasar antara siang dan malam hari serta dibutuhkan informasi terkait waktu penangkapan yang efektif antara siang dan malam hari agar mendapatkan hasil tangkapan yang optimal. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui persentase jumlah hasil tangkapan jaring insang dasar pada waktu siang dan malam hari berdasarkan berat (kg), dan distribusi ukuran di danau Lut Tawar, desa Mendale, Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah. penelitian dilaksanakan di Danau Lut Tawar, Desa Mendale ,Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah. Waktu penelitian dilakukan selama 1 bulan yaitu pada bulan September 2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dan observasi dan data yang dikumpulkan terdiri dari data primer dan data sekunder. Metode pengambilan sampel menggunakan sensus. Data yang dihasilkan dari lokasi penelitian akan dianalisis secara deskriptif komparatif. Jenis ikan yang tertangkap selama penelitian adalah ikan mujair dengan persentase 92,7 kg (64%) pada hasil tangkapan malam hari dan 53 kg (36%) pada hasil tangkapan siang hari dengan ukuran mata jaring 3 – 3,5 inchi. Penelitian ini di dapati total hasil tangkapan mujahir pada malam hari berjumlah 235 ekor dan 150 ekor pada siang hari dari hasil 14 kali penangkapan. Distribusi ukuran hasil tangkapan malam hari didapati ukuran ikan mujahir terbesar yang tertangkap yaitu pada ukuran 31 cm dan yang terkecil berukuran 16 cm. Ikan mujahir banyak tertangkap pada kelompok ukuran kelima 24-25 cm sebanyak 69 ekor dengan presentase 29% dari 9 kelompok ukuran. Penangkapan siang hari didapati ukuran ikan mujahir terbesar yang tertangkap yaitu pada ukuran 30 cm dan yang terkecil berukuran 16 cm. Ikan mujahir banyak tertangkap pada kelompok ukuran keempat 22-23 cm sebanyak 34 ekor dengan presentase 23% dari 8 kelompok ukuran.
Lut Tawar Lake is located in Central Aceh Regency at an altitude of 200-2600 meters above sea level. Apart from being a tourist area, this lake is also a place to earn a living for some of the people living around it. Gill nets are a fishing tool that is generally widely used by the people of Lut Tawar Lake, specifically in Mendale village. One type of gill net that is widely used is the basic gill net. The people there call gill nets Doran and the catch is tilapia fish which are operated at night and during the day. The large number of catches is a very important output for fishermen. However, gill net fishermen complain that fish production in Lake Laut Tawar continues to decline from year to year. There is a need to optimize fishermen's catches by determining the fishing time in basic gill nets between day and night and information is needed regarding effective fishing times between day and night in order to get optimal catches. The aim of this research is to determine the percentage of bottom gill net catches during the day and night based on weight (kg) and size distribution in Lut Tawar Lake, Mendale village, Kebayakan District, Central Aceh. The research was carried out at Lut Tawar Lake, Mendale Village, Kebayakan District, Central Aceh. The research time was carried out for 1 month, namely in September 2023. The method used in this research was survey and observation methods and the data collected consisted of primary data and secondary data. The sampling method uses a census. Data generated from the research location will be analyzed descriptively comparatively. The type of fish caught during the research was tilapia with a percentage of 92.7 kg (64%) in the night catch and 53 kg (36%) in the daytime catch with a net size of 3 - 3.5 inches. This research found that the total catch of mujahir at night was 235 fish and 150 fish during the day from the results of 14 captures. The distribution of the size of the catch at night showed that the largest tilapia fish caught was 31 cm and the smallest was 16 cm. Many tilapia fish were caught in the fifth size group of 24-25 cm, as many as 69 fish with a percentage of 29% of the 9 size groups. During daytime fishing, it was found that the largest tilapia fish caught was 30 cm and the smallest was 16 cm. Many tilapia fish were caught in the fourth size group of 22-23 cm, as many as 34 fish with a percentage of 23% of the 8 size groups.
TINGKAT KERAMAHAN LINGKUNGAN ALAT TANGKAP JARING INSANG BERDASARKAN CODE OF CONDUCT FOR RESPONSIBLE FISHERIES (CCRF) DI DESA TOWEREN, DANAU LAUT TAWAR, KABUPATEN ACEH TENGAH (ARI KINSAKO, 2022)
KAJIAN HASIL TANGKAPAN NELAYAN CANGKUL PADANG PADA WPP PUD 349 DI DANAU LUT TAWAR KECAMATAN BINTANG KABUPATEN ACEH TENGAH (Setia Perawati, 2023)
TINGKAT KERAMAHAN LINGKUNGAN ALAT TANGKAP JARING INSANG DASAR (BOTTOM GILLNET) DI PESISIR PANTAI DESA LAM AWE PEUKAN BADA, ACEH BESAR (SAFIRA ARLIANA, 2022)
ANALISIS HASIL TANGKAPAN JARING INSANG DASAR DI DANAU ANAK LAUT DESA GOSONG TELAGA SINGKIL UTARA, ACEH SINGKIL (Leli Rizda Aulia, 2022)
TINGKAT KESEJAHTERAAN NELAYAN ALAT TANGKAP JARING INSANG DI PERAIRAN DANAU LUT TAWAR, KABUPATEN ACEH TENGAH (NURLA MARIAH, 2023)