PERBEDAAN BEBAN KERJA MENTAL PERAWAT DI RUANG RAWAT INTENSIF DAN NON INTENSIF RSUD MEURAXA KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERBEDAAN BEBAN KERJA MENTAL PERAWAT DI RUANG RAWAT INTENSIF DAN NON INTENSIF RSUD MEURAXA KOTA BANDA ACEH


Pengarang

Ema Sartiva - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Noraliyatun Jannah - 198205062006042002 - Dosen Pembimbing I
Putri Mayasari - 198505152015042002 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2012101010097

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keperawatan., 2024

Bahasa

Indonesia

No Classification

610.730 69

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tingginya tuntutan dari masyarakat akan pelayanan keperawatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui asuhan keperawatan, secara tidak disadari dapat menimbulkan tingginya beban kerja mental bagi perawat. Beban kerja mental yang dirasakan perawat tentunya akan berbeda pada tiap ruangan, baik pada ruang perawatan intensif dan non intensif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan beban kerja mental perawat di ruang rawat intensif dan non intensif RSUD Meuraxa Banda Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode komparatif. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah perawat ruang intensif dan perawat ruang non intensif di RSUD Meuraxa Banda Aceh yang berjumlah 214 orang. Jumlah sampel secara keseluruhan adalah 100 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Simple Random Sampling. Hasil uji Man-Whitney didapatkan nilai p= 0,094 > 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan beban kerja mental perawat di ruang rawat intensif dan non intensif RSUD Meuraxa Banda Aceh. Disarankan pada pihak rumah sakit perlu adanya evaluasi mengenai beban kerja mental perawat dan hendaknya melakukan penambahan jumlah perawat di ruang yang memiliki beban kerja yang tinggi.

The high demand for nursing services from the community, aimed at improving health care quality through nursing care, inadvertently leads to a high mental workload for nurses. The perceived mental workload of nurses will undoubtedly differ in each area, both in the intensive and non-intensive care units. This study aimed to determine nurses' mental workload difference between the intensive care unit and the non-intensive care unit at Meuraxa Regional Hospital, Banda Aceh. This study employed a quantitative comparative method with a cross-sectional design. The population comprised nurses from the intensive and non-intensive care units at Meuraxa Regional Hospital, totaling 214 individuals. The total sample was 100 nurses, selected using Simple Random Sampling. The results of the Man-Whitney test revealed a p-value of 0.094 > 0.05, indicating no significant difference in the mental workload of nurses between the intensive care unit and non-intensive care unit at Meuraxa Regional Hospital, Banda Aceh. Therefore, Hospitals are expected to conduct evaluations of nurses' mental workloads and consider increasing nurse staffing levels in units with high workloads.

Citation



    SERVICES DESK