<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="122306">
 <titleInfo>
  <title>RANCANG BANGUN PENGUKUR KADAR GULA AIR NIRA MENGGUNAKAN ELEKTRODA CU-ZN DAN CU-AL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Naurah Nadhifah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA - Teknik Elektronika (D3)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pohon aren atau (Arenga pinnata Merra.) merupakan tumbuhan yang menghasilkan Nira aren, nira aren adalah cairan yang disadap dari bunga jantan pohon aren, yang tidak lain adalah Produk hasil metabolisme dari pohon tersebut mengandung gula antara 10-15%. Pada penelitian ini telah dirancang dan dibuat sebuah alat ukur kadar gula berbasis Arduino Uno dan menggunakan elektroda sebagai sensor dengan variasi pasangan elektroda yaitu Cu-Zn, Cu-Al. Kadar fruktosa pada air nira diukur dengan cara memasukkan dua elektroda ke dalam wadah yang sudah di isi air nira, kemudian melalui elektroda akan dilewatkan arus untuk mengukur nilai resistivitas pada air nira. Mikrokontroler Arduino Uno digunakan untuk membaca input dari sensor, lalu memproses dan menghasilkan output/keluaran yang ditampilkan pada layar Liquid Crystal Display (LCD) 16x2. Data pembanding yang digunakan adalah dari hasil pengukuran alat refraktometer brix analog. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor dengan pasangan elektroda Cu-Zn lebih akurat yaitu sebesar 99,26% dibandingkan dengan sensor Cu-Al 98,10%. Kadar fruktosa yang diperoleh dari refraktometer brix analog adalah montasik sebesar 15,32%, pango sebesar 13,84% brix, seulimeuem sebesar 13,52% brix. sedangkan kadar fruktosa yang diperoleh dari alat hasil rancangan dangan menggunakan sensor Cu-Zn yaitu  montasik sebesar 15,35% brix , pango sebesar 13,68% brix dan seulimeuem sebesar 13,64% brix. Kadar fruktosa menggunakan sensor Cu-Al yaitu montasik sebesar 13,08% brix, pango sebesar 15,78% brix dan seulimeuem sebesar 13,16% brix. Hasil uji-t diperoleh thitung &lt; ttabel, sehingga tidak ada perbedaan pengukuran fruktosa dengan sensor elektroda dan refraktometer.&#13;
Kata kunci : Fruktosa, Elektroda, Resistivitas, Refraktometer&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ELECTRODES</topic>
 </subject>
 <classification>660.297 24</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>122306</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-04-04 05:45:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-04-04 11:09:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>