<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="122305">
 <titleInfo>
  <title>PERAN BADAN REINTEGRASI ACEH (BRA) TERHADAP KESEJAHTERAAN ANAK KORBAN KONFLIK DI KABUPATEN ACEH JAYA TAHUN 2022</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>T. YUM MAHARDIKA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pada tahun 2005, setelah melewati beberapa tahap proses perundingan Pemerintah RI dan pihak GAM mencapai kesepakatan damai dengan menghasilkan MoU Helsinki antara keduannya pada 15 Agustus 2005. Kesepakatan perdamaian menandai berakhirnya konflik yang berlangsung selama hampir tiga dekade di provinsi Aceh. Petinggi politik yang mewakili kedua belah pihak secara publik berkomitmen untuk mempertahankan perdamaian. Namun keberlangsungan MoU Helsinki ini pada dasarnya bergantung pada bagaimana reintegrasi ribuan mantan kombatan ke dalam masyarakat Aceh dan penyediaan manfaat nyata bagi ratusan komunitas lainnya yang juga terkena dampak dalam konflik. Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Badan Reintegrasi Aceh (BRA) terhadap kesejahteraan anak korban konflik Aceh di Kabupaten Aceh Jaya Tahun 2022. Teori yang digunakan adalah teori reintegrasi Anders Nilson. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BRA sebagai satu-satunya yang lembaga yang berwenang melaksanakan proses reintegrasi telah bekerja cukup optimal membantu mereintegrasikan kehidupan sosial ekonomi masyarakat korban konflik dan aneuk korban konflik di Aceh. Diantaranya dengan menyerahkan bantuan uang pembangunan rumah, bantuan uang jaminan sosial, serta pemberdayaan ekonomi. Dalam Perjalanannya BRA juga menghadapi kendala dalam pelaksanaan reintegrasi yang menyangkut status kelembagaan, anggaran, database yang terus berubah, tidak ada perencanaan program, sampai program yang tidak tepat sasaran. Kepada Pemerintah, Pemerintahan Aceh dan DPRA agar bisa menyepakati bersama terkait keberadaan lembaga BRA dan penyelesaian persoalan program reintegrasi sampai tuntas. Pemerintah Aceh juga harus membuat komitmen bersama dengan DPRA dan KPA agar tidak ada lagi usulan pergantian ketua BRA atau struktur lain dibawahnya selama proses percepatan proses reintegrasi. Kepada Badan Reintegrasi Aceh, untuk segera merampungkan data base keseluruhan sasaran penerima manfaat yang baku tanpa perubahan lagi, dan harus ada perencanaan program-program yang lebih tepat sasaran serta diperlukannya evaluasi secara mendalam terhadap program-program yang sudah dijalankan sehingga tidak terjadi tumpang tindih bantuan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CONFLICT RESOLUTION</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>POLITICAL ACTION GROUPS</topic>
 </subject>
 <classification>322.4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>122305</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-04-04 03:04:27</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-04-04 11:47:39</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>