<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="122230">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK KUNYIT (CURCUMA DOMESTICAL) DALAM PENGOBATAN IKAN BAWAL (COLOSSOMA MACROPOMUM) YANG TERINFEKSI AEROMONAS HYDROPHLIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Silvia Wanda</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ikan bawal (Colossoma macropomum) merupakan ikan konsumsi air tawar yang memiliki harga jual tinggi sehingga banyak para pembudidaya Aceh mengembangkan budidaya ikan bawal. Beberapa faktor  yang  mempengaruhi usaha budidaya ikan adalah adanya serangan bakteri. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak kunyit sebagai pengobatan ikan bawal yang terserang bakteri Aeromonas hydrophlia dan menentukan kosentrasi yang optimal pada pengebotan benih ikan bawal (Colossoma macropomum). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2023, dengan lokasi penelitian  bertempat di Laboratorium Pembenihan dan Pembiakan Ikan Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Syiah Kuala. Metode penelitian dengan cara Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 kali perlakuan dan 5 kali ulangan yaitu dengan ekstrak kunyit perlakuan A (0 ppm), B (10 ppm), C (20 ppm), D (30 ppm). Hasil yang didapatkan dengan pemberian ekstrak kunyit terhadap benih ikan bawal yang terserang oleh bakteri Aeromonas hydrophlia, menunjukkan hasil yang berpengaruh nyata terhadap kelangsungan hidup benih ikan bawal setelah di analisa menggunakan uji ANNOVA dengan nilai tertinggi yang di dapatkan pada perlakuan D (30 ppm) yaitu 70,00 % dan nilai yang terendah di dapatkan pada perlakuan A (0 ppm) yang tidak diberikan ekstrak, tetapi tidak berbeda nyata dengan perlakuan yang diberikan ekstrak kunyit sebangai pengobatan pada benih ikan bawal yang terserang bakteri Aeromonas hydrophila.&#13;
Kata kunci : Ikan bawal, Aeromonas Hydrophilia, Ekstrak Kunyit&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>122230</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-04-03 11:20:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-04-03 11:21:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>