<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="122225">
 <titleInfo>
  <title>LARANGAN PERIKLANAN JABATAN NOTARIS MENGGUNAKAN MEDIA SOSIAL DAN INTERNET DI INDONESIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Amanda Sharfina Nasution</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Kenotariatan Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pasal 4 angka 3 Kode Etik Ikatan Notaris Indonesia melarang Notaris untuk melakukan publikasi diri melalui internet. Untuk mencegah Notaris mengumumkan, menyiarkan, atau menyebarkan informasi tentang dirinya kepada masyarakat melalui media internet dan media social. Akan tetapi dalam prakteknya masih ditemukan beberapa Notaris yang melanggar larangan tersebut dengan mempromosikan jabatannya melalui internet melalui internet dan media sosial.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan larangan Notaris dalam mempromosikan diri melalui internet berdasarkan Undang-Undang Jabatan Notaris dan Kode Etik Notaris. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengkaji pengaturan sanksi terkait pelanggaran Undang-Undang Jabatan Notaris dan Kode Etik Notaris, serta mengidentifikasi fungsi kontrol pengawasan yang diterapkan untuk mengatasi pelanggaran penggunaan media sosial dan internet untuk promosi diri Notaris.&#13;
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode  penelitian hukum empiris (yuridis empiris) yaitu mengacu pada fenomena yang terjadi dilapangan dengan berpatokan pada hukum yang berlaku. Pengumpulan data dilakukan secara online dan wawancara lapangan serta menganalisis beberapa kasus yang terjadi di berbagai tempat di Indonesia. Kasus-kasus yang dijadikan sampel penelitian tersebut dianalisis secara sistematis dengan menggunakan analisis kualititaif.  &#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat Notaris yang melanggar larangan pengiklanan diri tersebut melalui internet dan akun media sosial yang melanggar Pasal 4 angka 3 Kode Etik Ikatan Notaris Indonesia. Dari sisi  Undang-Undang Jabatan Notaris tidak diatur secara tegas tentang larangan tersebut sehingga tidak dapat diterapkan sanksi secara tegas terhadap notaris yang mengiklankan diri melalui internet dan media sosial tersebut. Karena itu sanksi yang dapat diberikan hanya sebatas melanggar etika saja.  Fungsi kontrol pengawasan terhadap notaris oleh Lembaga pengawas selama ini masih belum berjalan maksimal sehingga terbuka peluang melanggar Kode Etik Notaris.  &#13;
Disarankan kepada Notaris agar tidak melakukan promosi diri melalui internet dan media sosial karena perbuatan tersebut melanggar Kode Etik Notaris. Disamping itu disarankan agar larangan pengiklanan diri notaris melalui internet dan media sosial dicantumkan secara eksplisit dalam Undang-Undang Jabatan Notaris beserta sanksinya. Kepada Lembaga pengawas disarankan agar menerapkan sanksi etika secara tegas kepada notaris yang melanggar larangan tersebut dan melakukan pengawasan rutin secera ketat. &#13;
&#13;
Kata Kunci:  Larangan, Periklanan, Media Sosial, Kode Etik, Notaris.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>NOTARIES</topic>
 </subject>
 <classification>347.016</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>122225</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-04-03 11:03:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-04-17 14:58:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>