<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="122211">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI PERMASALAHAN DAN OPTIMASI SOURCE CODE UNTUK MENINGKATKAN PERFORMA APLIKASI COMPUTER-BASED TEST (CBT) PESERTA BERBASIS WEB</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Daffa Mudhaffar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Informatika</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Computer-Based Test (CBT) merupakan ujian yang menggunakan komputer sebagai media pelaksanaan ujian. Universitas Syiah Kuala (USK) telah menyelenggarakan ujian Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) tahun 2023 menggunakan aplikasi CBT yang mereka kembangkan sendiri. Aplikasi CBT yang dikembangkan tersebut dinamakan CBT Peserta. Namun pada pelaksanaannya, terdapat banyak masalah pada aplikasi CBT Peserta yang mengakibatkan ujian PPDS tahun 2023 gagal dilaksanakan menggunakan aplikasi CBT Peserta. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab permasalahan serta memperbaiki dan memperbaharui aplikasi CBT Peserta. Aplikasi baru dibangun dengan menggunakan framework yang sama dengan aplikasi lama yaitu framework Django sebagai backend aplikasi dan framework React.js sebagai frontend aplikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab utama permasalahan pada aplikasi lama adalah penggunaan GraphQL sebagai sistem API yang menyebabkan penggunaan resource memory terpakai sebanyak 4,42 GB untuk menjalankan aplikasi pada kondisi idle dan menurunkan performa aplikasi ketika melakukan query. Untuk mengatasi masalah tersebut, penggunaan GraphQL digantikan dengan REST API dan hasilnya jumlah penggunaan resource memory pada aplikasi CBT Peserta baru dalam keadaan idle mengalami penurunan signifikan, hanya sebesar 587 MB. Selain itu, frontend aplikasi juga di-deploy menggunakan web server agar mampu mengatasi request yang banyak dan juga backend aplikasi dijalankan menggunakan server web Python. Selanjutnya juga dilakukan perbandingan pengujian usabilitas menggunakan metode System Usability Scale (SUS) dengan jumlah responden 160 orang. Hasil skor SUS pada aplikasi CBT Peserta baru adalah 81,06 dan mendapatkan Adjective Rating &quot;Excellent&quot;. Sedangkan pada aplikasi lama, skor SUS yang diperoleh dari 537 orang responden dan diambil secara acak sebanyak 160 responden mendapatkan skor 61,42 dengan Adjective Rating &quot;Poor&quot;.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>122211</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-04-03 09:41:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-04-03 11:28:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>