PERAN PEMERINTAH ACEH DALAM MENJAGA KELESTARIAN HUTAN TAMAN NASIONAL GUNUNG LEUSER SEBAGAI EKOSISTEM MAKLUK HIDUP YANG BERKELANJUTAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERAN PEMERINTAH ACEH DALAM MENJAGA KELESTARIAN HUTAN TAMAN NASIONAL GUNUNG LEUSER SEBAGAI EKOSISTEM MAKLUK HIDUP YANG BERKELANJUTAN


Pengarang

YUSRA IRFAN SHAFRY - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Saddam Rassanjani - 199011122019031017 - Dosen Pembimbing I
Afrijal - 199104182020121003 - Dosen Pembimbing II
Wais Alqarni - 199204262019031019 - Penguji
Helmi - 198804272017011101 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1710104010020

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Pemerintahan (S1) / PDDIKTI : 65201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Politik - Ilmu Pemerintahan., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini membahas Peran Pemerintah Aceh Dalam Menjaga Kelestarian Hutan Taman Nasional Gunung Leuser Sebagai Ekosistem Makluk Hidup Yang Berkelanjutan. Fokus penelitian ini adalah peran serta faktor yang menjadi hambatan Pemerintah Aceh dalam menjaga kelestarian hutan Taman Nasional Gunung Leuser sebagai ekosistem makhluk hidup yang berkelanjutan. . Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan teori peran Soerjono Soekanto yang mana apabila seorang individu sedang menjalankan peran, maka ia harus menjalankan hak dan kewajibannya sesuai dengan posisinya dan juga teori pembangunan berkelanjutan Emil Salim yaitu proses pembangunan yang dapat meningkatkan taraf ekonomi, menjaga lingkungan dan kondisi sosial untuk kepentingan generasi sekarang dan generasi berikutnya. Jenis penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran Pemerintah Aceh dalam menjaga kelestarian hutan Taman Nasional Gunung Leuser sebagai ekosistem makhluk hidup yang berkelanjutan memiliki keterbatasan karena tidak adanya kewenangan yang diberikan kepada Pemerintah Aceh untuk mengelola atau melestarikan TNGL sendiri. Pemerintah Pusat atau Aceh harus segera menemukan solusi dari terkait pemetaan penduduk di sekitar wilayah TNGL agar hutan tetap terjaga dan masyarakat tetap bisa mememenuhi kebutuhannya. Pemerintah Pusat ataupun Aceh dapat mendata skill dan kemampuan masyarakat sekitar yang disesuaikan dengan keadaan lingkungan masyarkat dan memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar agar hal-hal yang tidak diinginkan terjadi dan hutan tetap terlindungi dengan baik.
Kata Kunci: Taman Nasional Gunung Leuser, Pemerintah Aceh, Pembangunan Berkelanjutan.

This research discusses the Role of the Aceh Government in Maintaining the Forest of Gunung Leuser National Park as a Sustainable Ecosystem of Living Creatures. The focus of this research is the role and factors that are obstacles to the Aceh Government in preserving the Gunung Leuser National Park forest as a sustainable living ecosystem. The theory used in this research is a theory using Soerjono Soekanto’s role theory where if an individual is carrying out a role, then he must carry out his rights and obligations according to his position. The type of research used is descriptive qualitative using observation, interview and documentation data collection techniques and also sustaianable development theory from Emil Salim namely a development process that can improve economic levels, protect the environment and social conditions for the benefit of the current and next generations. The research results show that the role of the Aceh Government in preserving the forests of Gunung Leuser National Park as a sustainable ecosystem for living creatures is limited because there is no authority given to the Aceh Government to manage or preserve TNGL itself. The Central Government or Aceh must immediately find a solution related to population mapping around the TNGL area so that forests are maintained and communities can still meet their needs. The Central Government or Aceh can record the skills and abilities of the local community according to the environmental conditions of the community and provide education to the local community so that undesirable things happen and the forest remains well protected. Keywords: Gunung Leuser National Park, Aceh Government, Sustainable Development.

Citation



    SERVICES DESK